Jakarta (24/4). Border Gateway Protocol (BGP) Route Hijacking atau disebut juga dengan istilah Prefix Hijacking, Route Hijacking atau IP Hijacking merupakan pengambilalihan blok alamat IP secara tidak sah dengan cara merusak tabel routing Internet yang berjalan menggunakan BGP. Penyerang memanipulasi IP Prefix dengan mengalihkan rute lalu lintas untuk mencegat atau memodifikasi traffic. Dampaknya adalah adanya perlambatan koneksi pengguna ke jaringan. Jika penyerang membuat “black hole” di seluruh jaringan, maka jaringan termasuk layanan organisasi akan “down” menyerupai serangan DDoS.

Jika BGP Hijacking terjadi selama pandemi Covid-19, ketika sebagian besar aktivitas kerja dilakukan dengan mekanisme work from home atau remote/teleworking, maka dampaknya adalah tidak dapat diaksesnya layanan milik organisasi/instansi yang IP Prefix nya di-hijack. Data leakage/ compromised, layanan melambat, pengguna diarahkan ke malicious domain serta dimanfaatkan untuk mengirimkan/ menyebarkan malware juga dapat terjadi.

Beberapa insiden BGP Hijacking yang pernah terjadi melibatkan hampir seluruh pengguna dan penyedia layanan jasa ISP. Insiden BGP Hijacking yang terjadi pada 1 April 2020 melibatkan ROSTELECOM menyebabkan 200 penyedia jasa Content Delivery Network dan Cloud di dunia melakukan redirect seluruh trafiknya ke ROSETELECOM di Rusia. Adapun perusahaan yang terdampak pada insiden yang untungnya hanya berlangsung selama 1 jam tersebut diantaranya adalah Google, Amazon, Facebook, Akamai, Cloudflare, GoDaddy, Digital Ocean, Joyent, LeaseWeb, Hetzner, dan Linode. Laporan Potensi Ancaman Siber BGP Hijacking dapat diunduh melalui tautan di bawah ini.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat - BSSN

Imbauan Keamanan Kerentanan Port Thunderbolt

Thunderbolt digadang-gadang sebagai teknologi port berperforma tinggi yang mampu menjembatani pemindahan data dengan ukuran yang cukup besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Thunderbolt juga mampu menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dengan ukuran daya...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan