Internet seharusnya mudah diakses oleh siapa pun, tak terkecuali bagi para penyandang disabilitas. Untuk membantu melakukan kegiatan sehari-hari dalam menggunakan perangkat seluler penyandang disabilitas dapat memanfaatkan tiga fitur yang dikembangkan Google, yaitu Action Blocks, Transkripsi Instan dan Amplifier Suara.

Action Blocks merupakan aplikasi yang menyediakan akses mudah untuk melakukan tindakan-tindakan rutin melalui satu tombol yang bisa disesuaikan di layar utama. Pengguna cukup meluncurkan Action Blocks dan memilih aktivitas bermanfaat yang telah disediakan. Pengguna bisa juga menyiapkan tindakannya sendiri, memilih gambar untuk tombolnya, dan tinggal meletakkannya di layar utama. Berbekal aplikasi tersebut, penyandang disabilitas kognitif bisa lebih mudah melakukan kegiatan sehari-hari, mulai dari menghubungi kerabat mereka melalui panggilan video hingga melihat prakiraan cuaca.

Transkripsi Instan menyajikan teks dari audio secara gratis dan instan. Fitur ini memungkinkan percakapan sehari-sehari antara orang yang tidak bisa mendengar, mengalami gangguan pendengaran, dan pendengaran normal.
Google telah mengumumkan pembaruan besar untuk aplikasi tersebut. Fitur baru tersebut memiliki kemampuan untuk membuat ponsel bergetar saat nama pengguna disebut. Fitur tersebut membantu memahami ketika saya dipanggil atau ketika seseorang menginginkan perhatian saya. Itu bagus untuk semua orang. Pengguna juga bisa menambahkan sendiri kata, nama tempat dan nama benda ke Transkripsi Instan. Termasuk juga, kata-kata yang jarang ada di kamus serta dapat melakukan penelusuran dalam transkripsi yang disimpan.

Amplifier Suara diluncurkan untuk membuat audio di ponsel pintar lebih jernih. Pengguna dapat memperkeras suara yang lemah tanpa membuat suara yang keras menjadi lebih keras. Pengguna pun bisa mengatur preferensi audio sesuai keinginan mereka. Selain itu, Amplifier Suara dapat digunakan sebagai amplifier portable dengan headphone bluetooth. Dengan begitu, pengguna bisa meletakkan pengguna di dekat sumber suara dan memperkeras suaranya tanpa mengganggu orang lain.

Dengan memanfaatkan perkembangan di dunia teknologi komunikasi, penyandang disabilitas dapat terbantu melakukan kegiatan dan kebutuhan sehari-hari serta tidak lagi berkesulitan menjangkau informasi dari dunia luar.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

<<< KEMBALI

_____________________________________________________

Seri Edukasi dan Literasi lainnya

dapat diakses melalui halaman berikut.

_____________________________________________________

Kapasitas Mandiri Organisasi Modal Pertama Hadapi Serangan Siber

Jakarta - BSSN.go.id (6/8). Terkait dengan keamanan siber, Direktur Proteksi Ekonomi Digital Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Anton Setiyawan dalam diskusi dalam jaringan Cyber Security Workshop bertema “Data Protection and Data Regulations in Indonesia” yang...

Imbauan Keamanan Kerentanan Port Thunderbolt

Thunderbolt digadang-gadang sebagai teknologi port berperforma tinggi yang mampu menjembatani pemindahan data dengan ukuran yang cukup besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Thunderbolt juga mampu menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dengan ukuran daya...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...