Bekasi (6/2). Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengajak akuntan pendidik yang hadir pada Konferensi Ilmiah Akuntan (KIA) tahun 2020 untuk mendigitalkan penatausahaan dokumen keuangan karena sistem nonkertas/paperless sudah terbukti lebih efektif dibandingkan dengan versi cetak. Hal tersebut diutarakan oleh Wakil Kepala BSSN, Dharma Pongrekun, saat memberikan sambutan pada kegiatan KIA yang bertema “Implementasi Security Management dalam Meningkatkan Kualitas Pelaporan Keuangan di Era Digital.” KIA yang dilaksanakan di Universitas Bhayangkara, Bekasi tersebut merupakan konferensi yang ke-7.

“Kita selalu berpikir apa dan bagaimana cara yang paling efektif dalam pelaporan keuangan, tapi bila angka-angka yang dibuat masih berupa dokumen cetak tentu akan sia-sia karena menjadi tidak efisien,” ujar Dharma di depan ratusan civitas akademika bidang akuntansi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Menjadi narasumber pada kegiatan yang sama, Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN, Anton Setiyawan, mengungkapkan penggunaan kertas dalam pelaporan rawan penggandaan, pencurian dan bencana, sulit dan mahal dalam pengelolaan atau penyimpanan arsip, kurang fleksibel dalam proses bisnis serta tidak ramah lingkungan. Anton menambahkan “Pengarsipan secara digital mampu memberikan penatakelolaan dokumen berbagai kelebihan seperti misalnya aspek distribusi yang terkontrol, akses dokumen yang aman dan terpercaya, mudah dalam penyimpanan dan pencarian dokumen serta mudah dipulihkan jika terjadinya bencana.”

Anton menyatakan “Dokumen elektronik dilindungi oleh Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, Peraturan Presiden (Perpres) tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, serta Perpres tentang Satu Data Indonesia. Selain memberikan kemudahan, kecepatan dan keamanan dalam pelayanan, dokumen elektronik juga memberikan perlindungan data dari aspek integritas, otentikasi dan anti penyangkalan.”

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Humas - BSSN

Implementasi Sertifikat Elektronik Perkuat Reformasi Birokrasi BSSN

Jakarta (12/3). Pengelola Reformasi Birokrasi (RB) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang terdiri Agen Perubahan, BSSN Muda dan Tim RB BSSN menyampaikan inovasi program RB di lingkungan BSSN dalam gelaran kegiatan "BSSN Reform Gathering: Tik Tok (Ngobrol Cantik Tak...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan