Yogyakarta (7/3). Hingga saat ini pengaturan yang berkaitan dengan keamanan siber belum secara khusus diatur dalam satu payung hukum namun masih terpisah-pisah diatur dalam berbagai peraturan sehingga sifatnya pun masih sektoral dan parsial dan sayangnya perkembangan dunia hitam di ruang siber kini semakin pesat. Berbagai macam kasus dan modus serangan siber dalam bentuk peretasan, phishing, social engineering dan sebagainya makin banyak terjadi, mulai dari serangan pada pribadi hingga yang menyasar suatu kelompok masyarakat atau bahkan organisasi atau institusi pemerintah, baik serangan yang bermotif ekonomi hingga serangan yang bermotif politik.

Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Ferry Indrawan, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Literasi Hukum Siber Nasional bertema “Bijak Menekan Tombol di Internet” yang diselenggarakan oleh BSSN bagi pelajar, masyarakat dan pegawai Pemda DIY di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta pada 7 Maret 2020. Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Pemda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, dan diikuti oleh ratusan peserta dari pegawai Pemda DIY, pegawai Diskominfo Kabupaten/Kota se-DIY serta pelajar dan guru dari SMKN 3 Yogyakarta tersebut dikemas dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Wakil Kepala Sekolah SMKN 3 Yogyakarta dan Kepala Bidang Informasi dan Persandian Diskominfo DIY hadir dalam kesempatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan upaya BSSN memutakhirkan wawasan dan pemahaman masyarakat tentang hukum siber sehingga kepatuhan dan kedisiplinan dari tingkat keluarga, masyarakat, bangsa hingga negara dapat meningkat. Diharapkan batasan dan aturan hukum dalam berinternet termasuk di dalamnya dalam bermedia sosial dapat dipahami sehingga dikemudian hari masyarakat tidak perlu menghadapi permasalahan hukum. Sebagai institusi pemerintah yang memiliki tugas melaksanakan keamanan siber secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan, mengembangkan dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber, BSSN hadir di tengah-tengah masyarakat memberikan penyuluhan hukum tentang keamanan siber” tutur Ferry Indrawan.

Menutup diskusi Ferry Indrawan menyatakan sebagaimana diketahui bersama, berkembangnya teknologi informasi juga diiringi dengan meningkatnya kerawanan keamanan informasi. Oleh karena itu, negara wajib hadir dalam memberikan pemahaman maupun penyelesaian segala permasalahan yang dialami oleh seluruh masyarakat yang terjadi di ruang siber. Ferry Indrawan menyampaikan ketertiban dan ketaatan hukum di ruang siber akan berpengaruh pada keamanan nasional yang merupakan tujuan didirikannya BSSN.

“Teknologi informasi sudah selayaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya namun kemungkinan terjadinya penyalahgunaan teknologi informasi untuk kejahatan siber sebagai dampak negatifnya harus terus diwaspadai. Selalu waspada dan berhati-hati ketika berselancar di dunia siber karena berbagai kenyamanan dan kemudahan yang dapat diakses dengan mesin pencari itu sebenarnya hanya sebagian kecil dari dunia siber, sedangkan dibalik itu terdapat dunia hitam yang isinya pornografi, penjahat, peretas, mafia, pengedar narkoba, mata-mata, penjual senjata ilegal bahkan teroris yang sangat berbahaya” pungkas Ferry Indrawan.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat - BSSN

Implementasi Sertifikat Elektronik Perkuat Reformasi Birokrasi BSSN

Jakarta (12/3). Pengelola Reformasi Birokrasi (RB) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang terdiri Agen Perubahan, BSSN Muda dan Tim RB BSSN menyampaikan inovasi program RB di lingkungan BSSN dalam gelaran kegiatan "BSSN Reform Gathering: Tik Tok (Ngobrol Cantik Tak...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan