Labuan Bajo, BSSN.go.id – Era Revolusi Industri 4.0 secara tidak langsung menuntut berbagai pihak termasuk pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) memahami dan menguasai digitalisasi proses kerja. Pemerintah melalui kementerian terkait mendorong pelaku UKM untuk Go Online melalui program UKM Go Online dengan cara memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan potensi bisnisnya. Hingga bulan Mei 2021, Asosiasi e-Commerce Indonesia menyatakan 13,7 juta pelaku UKM atau 21% UKM sudah memanfaatkan platform online dalam memasarkan produknya.

Di sisi lain tantangan yang dihadapi oleh pelaku UKM ketika mulai Go Online tidak hanya terkait pemasaran tapi juga ancaman serangan siber. Akibat serangan siber tersebut UKM harus mengeluarkan biaya cukup besar. menyikapi hal tersebut Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Manggarai Barat menyelenggarakan program Penilaian Mandiri Keamanan Informasi (PAMAN KAMI) bagi pelaku UKM secara nasional dalam rangka mendukung program Bangga Buatan Indonesia. Kegiatan digelar dua hari pada 17-18 November 2021 di The Jayakarta Suites Komodo Flores, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Perwakilan 62 UKM dari Kabupaten Manggarai Barat dan sekitarnya mengikuti kegiatan yang dibuka oleh Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata BSSN Edit Prima tersebut.

Edit mengatakan keamanan informasi bagi pelaku UKM seringkali dianggap hal baru, tidak hanya di Indonesia namun juga di berbagai negara. Menyikapi hal tersebut BSSN menyusun instrumen pengukuran keamanan siber untuk sektor UKM PAMAN KAMI sebagai salah satu solusi untuk menera tingkat pengelolaan keamanan informasi pelaku UKM yang sudah Go Online.

Edit menyatakan PAMAN KAMI yang berisi pedoman ringkas dan mudah diaplikasikan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UKM dalam menerapkan prinsip-prinsip keamanan informasi.

“Saya berharap kegiatan bimtek ini dapat membangkitkan kesadaran keamanan siber dan budaya keamanan informasi para pelaku UKM Go Online di Kabupaten Manggarai Barat sehingga dapat meningkatklan keamanan usaha yang dimiliki sebagai bagian menjaga pertumbuhan perekonomian sekaligus turut mewujudkan keamanan nasional,” unkap Edit.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Manggarai Barat Fransiskus X. Sukur menyampaikan pentingnya pelaku UKM Go Online mengenali ancaman serangan siber.

“Akibat dari pandemi Covid19 perekonomian di Labuan Bajo yang sangat mengandalkan sektor pariwisata mengalami penurunan, karenanya banyak pelaku UKM yang mulai Go Online diharapkan untuk dapat bertahan. Salah satu tantangan yang dihadapi pelaku UKM ketika Go Online adalah ancaman serangan siber, untuk itu diperlukan pengamanan, agar usaha para pelaku UKM terlindungi,” kata Fransiskus.

Fransiskus juga mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan BSSN di Labuan Bajo tersebut. Kegiatan tersebut dinilai sangat penting karena memberikan bekal pada pelaku UKM terkait cara menyikapi masalah keamanan yang muncul dalam implementasi UKM Go Online. Fransiskus juga berharap agar program penerapan PAMAN KAMI untuk UKM dapat dilakukan secara berkesinambungan, karena sangat bermanfaat bagi UKM seiring dengan pesatnya pertumbuhan UKM dan perkembangan teknologi.

Pada hari pertama kegiatan diisi sesi penyampaian materi oleh dua narasumber Sigit Kurniawan dan Antonius Jemi. Keduanya secara bergantian membawakan materi “Panduan Singkat dan Praktis terkait Keamanan Informasi bagi Pebisnis Online di Era Ekonomi Digital” dan “Program Unggulan dan Strategi Pemasaran yang Efektif bagi pelaku UKM Go Online ditengah Pandemi Covid19” yang dipandu oleh moderator Aswin Hadi Nasution.

Pada hari kedua narasumber Nayuki dan Antonius Jemi dipandu oleh moderator Reynaldi Agnar Maulana membawakan topik serupa tersebut di atas. Sedangkan untuk materi “PAMAN KAMI terkait Solusi Cerdas untuk Mengukur Tingkat Keamanan Informasi bagi Pelaku UKM” disampaikan oleh Mohamad Endhy Aziz dimana pada hari kedua disampaikan oleh Ariq Bani Hardi.

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN