Jakarta (29/10) – Pada tanggal 29 oktober 2018, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaksanakan kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama yang dilaksanakan di Kantor BSSN, Jl. Harsono RM no. 70, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Kepala BSSN Djoko Setiadi dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek. Sedangkan untuk penandatanganan Teknis dilakukan oleh Sekretaris Utama BSSN Syahrul Mubarak dan Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi.

Di awal sambutan Kepala BSSN menyampaikan tentang kemajuan teknologi informasi yang mempermudah dalam membantu kegiatan manusia. Semakin besar pengaruh teknologi informasi dalam kehidupan manusia, maka semakin besar pula risiko teknologi informasi untuk disalahgunakan. Oleh karena itu pemerintah merasa bahwa teknologi informasi tidak hanya perlu diperhatikan tetapi juga perlu diatur dalam hukum.

BSSN sebagai Lembaga pemerintah yang memiliki tugas dan wewenang dalam bidang siber dan persandian siap memberikan dukungan pengamanan e-government pada instansi pemerintah pusat maupun daerah. Implementasi sertifikat elektronik merupakan perwujudan dari perlindungan data dan informasi dari aspek integritas dan otentikasi.

Menanggapi sambutan Kepala BSSN, Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa proses digitalisasi memerlukan standar keamanan yang mumpuni untuk melindungi data dan informasi yang sifatnya rahasia dan hanya dapat diakses oleh orang/kalangan tertentu.
Maka dari itu Kemenkes perlu untuk bekerjasama dengan BSSN dalam melakukan pengamanan terhadap data dan informasi yang dimiliki. Salah satunya dalam pemanfaatan sertifikat elektronik untuk meningkatkan keamanan transaksi elektronik.

Penggunaan sertifikat elektronik merupakan salah satu upaya dalam melindungi data dan informasi terhadap dokumen negara. Hal ini dilakukan untuk mencegah pemalsuan dan mempercepat proses transaksi pelayanan instansi pemerintah.
Salah satu prioritas BSSN dalam membangun keamanan siber adalah melakukan kolaborasi nasional dan internasional. Kerja sama ini merupakan tekad Bersama dalam upaya meningkatkan kualitas perlindungan informasi dan transaksi elektronik yang aman, cepat dan transparan.

Ruang lingkup kerjasama ini meliputi pemanfaatan sertifikat elektronik untuk meningkatkan keamanan transaksi elektronik, pengamanan teknologi informasi dan komunikasi, peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia, pertukaran informasi dan pemanfaatan lain yang disepakati.
Di akhir sambutannya baik dari kepala BSSN maupun Menkes sama-sama berharap dengan penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama ini dapat diimplementasikan dengan penuh komitmen oleh kedua belah pihak sehinga perlindungan informasi dan transaksi elektronik di lingkungan Kemenkes dapat terlaksana dengan baik.

Bagian Komunikasi Publik

Biro Hukum dan Humas

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan

Share This