Jakarta (4/3). Satu implementasi Artificial Intelligence (AI) oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait Big Data and Analytics adalah dalam operasional Indonesia Honeynet Project. Hinsa menyatakan AI digunakan untuk mendeteksi malware dan segala anomali terkait serangan siber yang masuk ke Indonesia. Penggunaan AI dalam bidang keamanan siber oleh BSSN membuat pelaksanaan tugas yang dimiliki oleh BSSN menjadi lebih efektif dan efisien. Algoritma disusun untuk mendeteksi seperti apa serangan yang mungkin hadir di ranah siber. Kemampuan deteksi terus ditingkatkan melalui proses belajar dari serangan-serangan yang terjadi sebelumnya sehingga AI akan lebih cepat belajar dan memberitahukannya kemungkinan pola dan bentuk serangan berikutnya. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BSSN, Hinsa Siburian, ketika membuka Data Secure AI Summit and Award 2020 bertema “Artificial Intelligence, Data Analytics, Cybersecurity, Clouds, and Financial Technology” di Merak Room Lower Lobby, Jakarta Convention Center pada 4 Maret 2020.

Hinsa Siburian mengatakan pemerintah akan selalu mendukung upaya kolaborasi dengan multistakeholdersguna memberikan pertukaran informasi dan sharing knowledge terkait dengan keamanan ruang siber, salah satunya melalui implementasi AI and Big Data terkait deteksi ancaman siber di Indonesia. Kolaborasi dan sinergi dari setiap pihak diperlukan mulai dari kalangan akademisi, kalangan bisnis, pemerintah, asosiasi, hingga komunitas. Kolaborasi tersebut menurut Hinsda bisa diwujudkan melalui forum dan kegiatan seperti DataSecureAI 2020.

Dalam kegiatan yang sama, Ketua Asosiasi Big Data Indonesia (ABDI), Rudi Rusdiah, menilai perkembangan AI di Indonesia sudah bagus walaupun masih terbatas pada sektor tertentu. Rudi menyatakan penerapan AI di Indonesia masih sebatas dimanfaatkan di sektor keuangan dan bisnis, padahal kemungkinan penggunaanya sangatlah luas. Dalam kesempatan tersebut Rudi memuji langkah BSSN yang telah menggunakan AI dalam tingkatan yang lebih lanjut di bidang keamanan siber. Rudi menyebut penerapan AI oleh BSSN dilakukan dengan sangat baik sehingga bisa menjadi contoh bagi lembaga lain dalam mencapai efisiensi dan efektivitas kerja di bidang masing-masing.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat - BSSN

Implementasi Sertifikat Elektronik Perkuat Reformasi Birokrasi BSSN

Jakarta (12/3). Pengelola Reformasi Birokrasi (RB) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang terdiri Agen Perubahan, BSSN Muda dan Tim RB BSSN menyampaikan inovasi program RB di lingkungan BSSN dalam gelaran kegiatan "BSSN Reform Gathering: Tik Tok (Ngobrol Cantik Tak...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan