Jakarta, BSSN.go.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menjalin kerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) terkait Pemanfaatan Sertifikat Elektronik Balai Sertifikat Elektronik (BSrE) BSSN di lingkungan Lemhannas RI.

Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait hal tersebut ditandatangani oleh Kepala Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN Jonathan Gerhard dan Kepala Pusat Laboratorium (Puslab) Lemhannas RI, Marsekal Pertama TNI Suroto di Ruang Rapat Puslab Gedung Astagatra Lemhannas, Selasa (11/01/2022).

“Kerja sama ini merupakan salah satu bentuk sinergi dan kolaborasi antar institusi pemerintah pusat dalam menunjang keamanan siber Indonesia,” ujar Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN Christyanto Noviantoro yang turut menyaksikan penandatanganan PKS tersebut.

Christyanto menyatakan layanan penyediaan Sertifikat Elektronik sebagai Tanda Tangan Elektronik merupakan salah satu bentuk dukungan BSSN kepada Penyelenggara Sistem Elektronik di lingkungan pemerintah pusat, salah satunya Lemhannas RI.

“Keabsahan Tanda Tangan Elektronik sama dengan keabsahan tanda tangan basah pada umumnya sehingga dapat memberikan jaminan kepastian hukum pada dokumen yang bersifat elektronik. Dalam Tanda Tangan Elektronik terkandung identitas digital pemilik tanda tangan tersebut.

“Kami berharap pemanfaatan Sertifikat Elektronik di berbagai sistem elektronik Puslab Lemhannas RI bisa mengoptimalkan pelaksanaan administrasi birokrasi di Lemhannas RI,” tutur Christyanto.

Christyanto menyatakan hingga 11 Januari 2022 BSSN telah menjalin kerja sama pemanfaatan Sertifikat Elektronik dengan 399 instansi di Indonesia, baik instansi pemerintah pusat maupun daerah.

Dalam kesempatan tersebut Suroto mengapresiasi dilakukannya kerja sama tersebut seraya menyampaikan rasa terima kasih kepada BSrE dan BSSN.

“Kami sangat berterima kasih kepada BSrE dan BSSN karena Sertifikat Elektronik akan membuat administrasi dan birokrasi Lemhannas RI lebih praktis, fleksibel, dan efisien dengan tetap aman,” kata Suroto.

Suroto berharap pemanfaatan Sertifikat Elektronik BSrE BSSN dapat mempermudah dan memperlancar tugas dan fungsi Puslab Lemhannas dalam melaksanakan pengukuran ketahanan nasional dan pelatihan kepemimpinan tingkat nasional.

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN