Jakarta (7/2). BSSN jalin kerja sama teknis dengan Kemendikbud terkait Pemanfaatan Sertifikat Elektronik pada Sistem Elektronik di Lingkungan Kemendikbud. Penandatanganan Perjanjian Kerja sama dilakukan oleh Deputi Bidang Proteksi BSSN, Akhmad Toha, dengan Sekertaris Jenderal Kemendikbud, Ainun Naim, di Ruang Graha Utama Kemendikbud Jakarta pada 7 Februari 2020.

Dalam sambutannya, Akhmad Toha menyambut baik dan akan memberikan dukungan penuh kepada Kemendikbud yang telah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yaitu dengan memanfaatkan Sertifikat Elektronik Badan Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN untuk tanda tangan elektronik.

Akhmad Toha menyatakan bahwa pemanfaatan sertifikat elektronik dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi berbagai layanan sistem elektronik, sehingga memberikan keuntungan ekonomi dengan tetap menyediakan aspek fleksibilitas keamanan informasi. “Layanan yang mudah diakses, cepat dengan ketersediaan data yang akurat akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sebagai pengguna layanan”, ujarnya.

Sementara itu Sekjen Kemendikbud Ainun Naim menyatakan bahwa Kemendikbud menyambut baik kerja sama ini dan tidak lupa mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BSSN.

Ainun menambahkan bahwa di lingkungan Kemendikbud sertifikat elektronik telah digunakan untuk tanda tangan elektronik pada Sertifikat Akreditasi dan Sertifikat Asesor oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah dan Badan Akreditasi Nasional PAUD dan PNF, Sertifikat hasil Ujian Nasional oleh Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang, dan Surat Tanda Lulus Sensor oleh Lembaga Sensor Film. “Selanjutnya dalam perjanjian kerja sama tersebut, Sertifikat Elektronik akan diterapkan pada Sertifikat hasil Pendidikan dan Pelatihan di Kemendikbud,” ungkap Ainun.

Akhmad Toha juga menambahkan, berbagai kesepakatan kerja sama terkait pemanfaatan sertifikat elektronik merupakan salah satu langkah BSSN dalam menyisir dan menutup satu persatu celah keamanan siber di Indonesia untuk membangun ekosistem siber yang aman dengan mengedepankan karya mandiri anak bangsa yang diharapkan akan berujung pada kemandirian, kedaulatan dan ketahanan siber Indonesia.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Humas - BSSN

BSSN dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Resmikan JabarProv-CSIRT

Depok, BSSN.go.id - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat(Pemprov Jabar) meresmikan Computer Security Incident Response Team Pemerintah Provinsi Jawa Barat(JabarProv-CSIRT). Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN Yoseph...

BSSN Jalankan Strategi Baru Reformasi Birokrasi

Jakarta, BSSN.go.id – Hasil monitoring dan evaluasi merupakan masukan yang sangat berharga dalam menyusun rencana aksi perbaikan suatu program kerja/kegiatan. Pelaksanaan kegiatan termasuk agenda reformasi birokrasi dalam institusi pemerintah agar dapat berjalan...

Imbauan Keamanan Kerentanan Port Thunderbolt

Thunderbolt digadang-gadang sebagai teknologi port berperforma tinggi yang mampu menjembatani pemindahan data dengan ukuran yang cukup besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Thunderbolt juga mampu menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dengan ukuran daya...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...