Depok, BSSN.go.id – BSSN menyerahkan Sertifikat Akreditasi Pendidikan dan Pelatihan Sandi kepada Pusat Pendidikan Intelijen Keamanan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri yang telah memenuhi persyaratan untuk melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Sandi. Direktur Pengendalian Sumber Daya Manusia BSSN, Dame Ria Munthe, menyerahkan Sertifikat Akreditasi Pendidikan dan Pelatihan Sandi kepada Kapusdik Intelkam Lemdiklat Polri, Chaerul Yani, di Auditorium BSSN, Depok, Jawa Barat pada Senin (8/12).

Dame Ria menyatakan penyerahan Sertifikat Akreditasi Pendidikan dan Pelatihan Sandi kepada Pusdik Intelkam Lemdiklat Polri merupakan bagian dari bentuk upaya BSSN mendukung pelaksanaan operasional persandian khususnya terkait pembinaan SDM Sandi.

“Untuk menciptakan SDM Sandi yang profesional, berkompetensi, memiliki kesetiaan, disiplin, semangat kerja dan Etos Sandi dalam mengabdi serta mampu mengembangkan wawasan secara mandiri dibutuhkan lembaga Pendidikan dan Pelatihan Sandi yang mumpuni dan memenuhi berbagai persyaratan, dan Pusdik Intelkam Lemdiklat Polri masih memenuhi berbagai persyaratan tersebut setelah sebelumnya penyelenggaraan Diklat Sandi Pusdik Intelkam Lemdiklat Polri telah diakreditasi pada tahun 2017 dengan masa berlaku tiga tahun hingga tahun 2020.” ujar Dame Ria.

Dame Ria menyatakan kualitas penyelenggaraan Diklat Sandi Pusdik Intelkam Lemdiklat Polri terus dievaluasi dan dinilai sesuai standar yang berlaku.

“Proses perpanjangan akreditasi Diklat Sandi Pusdik Intelkam Lemdiklat Polri telah melalui berbagai tahapan penilaian yang dilakukan oleh tim asesor dan tim penilai. Penyelenggaraan Diklat Sandi Pusdik Intelkam Lemdiklat Polri terakreditasi dengan kategori “Layak” dengan nilai 82,88 kualifikasi B,” jelas Dame Ria.

Pada kesempatan tersebut Kepala Pusdiklat BSSN, Wida Sandrayanti, sebagai ketua tim asesor dan tim penilai akreditasi menjelaskan evaluasi dilakukan selama lima bulan, dari bulan Agustus hingga Desember 2020 dan terbagi menjadi dua tahap yaitu Tahap Pengumpulan Data dan Verifikasi oleh tim asesor kemudian Tahap Penilaian oleh tim penilai.

“Dua komponen yang diakreditasi terdiri atas organisasi dan program. Komponen organisasi terdiri dari unsur fasilitas diklat, tenaga kediklatan, rencana strategis, penjaminan pembiayaan dan penjaminan mutu diklat. Komponen program terdiri dari unsur kurikulum dan pengelolaan diklat,” urai Wida.

Saat menerima sertifikat akreditasi Chaerul Yani menghaturkan rasa terima kasih atas kepercayaan BSSN pada Pusdik Intelkam Lemdiklat Polri dalam menyelenggarakan Diklat Sandi.

“Persandian sebagai salah satu bentuk pengamanan informasi merupakan unsur yang sangat penting dalam pekerjaan kami sehingga kedepannya perlu terus dilakukan kerjasama secara berkesinambungan,” ungkap Chaerul Yani.

Selain Pusdik Intelkam Lemdiklat Polri, Sertifikat Akreditasi Pendidikan dan Pelatihan Sandi juga diberikan kepada Satuan Induk Badan Intelijen Strategis TNI. Kegiatan penyerahan sertifikat akreditasi tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait dari BSSN seperti Kepala Biro OSDM Mohamad Ikro, Kasubdit Pemantauan SDM Agus Salim, Kabid Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pusdiklat Fauziah.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN