Bogor, BSSN.go.id – Menyikapi peningkatan jumlah serangan siber yang mengancam proses dan keberlangsungan transformasi digital berbagai layanan publik strategis di masa pandemi Covid-19 Deputi Penanggulangan dan Pemulihan BSSN menyelenggarakan The Amazing Trace, sebuah kegiatan simulasi penanganan insiden siber bagi pengelola teknologi informasi dan komunikasi sektor Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional di Hotel Aston Bogor, Jawa Barat yang dimulai pada pada hari Rabu (17/11).

Membuka kegiatan tersebut, Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN, Yoseph Puguh Eko Setiawan menyatakan The Amazing Trace merupakan kegiatan penutupan seluruh rangkaian kegiatan The National Cyber Exercise tahun 2020.

Dalam The National Cyber Exercise tahun 2020 peserta telah dilatih melaksanakan alur penanganan insiden siber, dalam The Amazing Trace ini peserta diberikan pengalaman melakukan koordinasi dan kerjasama penanggulangan dan pemulihan insiden siber serta memupuk kesiapsiagaan pemangku kepentingan kemaanan siber di sektor tersebut dalam menghadapi kemungkinan terjadinya insiden siber melalui simulasi kegiatan luar ruangan,” tutur Puguh.

Puguh berpesan kepada peserta untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan selama berkegiatan meskipun telah membawa hasil tes bukti bebas Covid-19. Puguh mengajak peserta membangun semangat kerjasama dan berbagai informasi dalam menangani insiden siber agar lebih efektif dan efisien.

”Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan menambah pengetahuan sekaligus memperkuat jejaring dengan teman komunitas keamanan siber lain,” pesan Puguh.

Pantauan Humas BSSN, pada hari pertama diselenggarakan workshop penanganan insiden dan analisis malware untuk membekali dan meningkatkan pengetahuan serta praktik penanganan insiden siber kepada peserta yang merupakan pengelola sistem TIK sektor IIKN.

Workshop dilaksanakan dua sesi. Pertama, pemberian materi tentang Digital Forensics and Incident Response oleh Praktisi TI, Bisyron Wahyudi. Kedua, peserta diberikan materi tentang Malware Analysis oleh Praktisi TI, Yohanes Syailendra,” ujar Kepala Subdirektorat Penanggulangan dan Pemulihan IIKN BSSN, Cholilah.

Pada hari kedua, peserta berkegiatan di luar ruang. Peserta dibagi dalam beberapa tim kecil untuk berlatih sekaligus berkompetisi dalam melakukan penanganan insiden siber. Alur pos yang dijalani meliputi pengantar skenario, skenario insiden, informasi cheat sheet, dan tantangan non-teknis. Peserta kemudian membuat laporan seluruh rangkaian skenario penanganan insiden. Tiga tim dengan nilai terbaik mendapatkan hadiah hiburan.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Imbauan Keamanan Kerentanan Port Thunderbolt

Thunderbolt digadang-gadang sebagai teknologi port berperforma tinggi yang mampu menjembatani pemindahan data dengan ukuran yang cukup besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Thunderbolt juga mampu menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dengan ukuran daya...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...