Manokwari, BSSN.go.id Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menjadikan keamanan siber menjadi isu strategis di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI di Depan Sidang Bersama DPD dan DPR RI pada 16 Agustus 2019 lalu, Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia harus siaga menghadapi ancaman kejahatan siber, termasuk kejahatan penyalahgunaan data.

Data adalah jenis kekayaan baru bangsa Indonesia. Kini data lebih berharga dari minyak sehingga dalam bidang pertahanan keamanan, Indonesia juga harus tanggap dan siap menghadapi perang siber.

Menghadapi perang siber tersebut, negara hadir melalui pembentukan Badan Siber dan Sandi Negara. Saat ini, BSSN tengah menyusun 3 (tiga) kebijakan strategis, yakni Strategi Keamanan Siber Nasional (SKSN), Pelindungan Infrastruktur Informasi Vital (PIIV), dan Manajemen Krisis Siber (MKS). Ketiga kebijakan strategis tersebut diharapkan mampu menjadi langkah nyata kehadiran negara dalam mewujudkan keamanan dan ketahanan nasional di ruang siber.

Saat ini BSSN tengah membangun kekuatan siber, salah satunya dengan membentuk Computer Security Incident Response Team (CSIRT) sebagai salah satu pelaksana keamanan siber di Indonesia. CSIRT merupakan organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, dan menanggapi laporan dan aktivitas insiden keamanan siber.

Dengan alasan itulah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) meresmikan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Provinsi Papua Barat. Kegiatan launching  ini digelar di Ballroom Hotel Aston Niu Manokwari Papua Barat, Kamis (27/5). Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah BSSN Hasto Prastowo dan Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani.

Dalam sambutannya Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah BSSN menyampaikan CSIRT sebagai penyedia pemulihan dari insiden keamanan siber. “Pembentukan CSIRT sejalan dengan penerapan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, yang menyebutkan bahwa bagian unsur keamanan SPBE yaitu penjaminan keutuhan dan ketersediaan data dan informasi. Di sinilah peran CSIRT sebagai penyediaan pemulihan dari insiden keamanan siber” ujar Hasto.

Papua BaratProv-CSIRT dapat membentuk ruang siber Pemerintah Provinsi Papua Barat yang aman dan kondusif. “Saya berhadrap Papua BaratProv-CSIRT dapat terus berkolaborasi, bersinergi, dan berbagi informasi dengan seluruh stakeholder keamanan siber, terutama dalam melakukan penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber sehingga dapat membentuk ruang siber Pemerintah Provinsi Papua Barat yang aman dan kondusif, dan terciptanya kesejahteraan masyarakat di ruang siber” tutup Hasto.

Pada kesempatan yang sama Wakil Gubernur Papua Barat  Mohamad Lakotani menyambut baik dan berterima kasih kepada BSSN. “Perkenankan kami atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada BSSN yang menunjuk Provinsi Papua Barat sebagai salah satu Pion project pembentukan CSIRT program IKP Nasional,” ujar Lakotani.

Teknologi dan inovasi yang bergerak secara dinamis menjadi masalah keamanan bagi pengguna teknologi. “Semakin meningkat pengguna teknologi menjadi masalah keamanan sebagai salah satu sisi penting yang wajib menjadi perhatian kita semua. Pengamanan informasi sangat diperlukan guna melindungi data dan informasi dari berbagai ancaman yang dapat menimbulkan kerugian, ancaman yang dibawa menjadi alasan kuat sebagai dasar pengelolaan pencegahan dan pemuliah ancaman siber di daerah,” lanjut Laktoni lagi.

Diharapkan pembentukan Papua BaratProv-CSIRT dapat lebih meningkatkan sistem keamanan, meningkatkan kesadaran dan meningkatkan ketersediaan keutuhan dan kerahasiaan data atau informasi dalam layanan publik dan tugas-tugas kedinasan serta dapat bersinergi dalam penanggulangan dan pemulihan insiden siber yang telah dibentuk. (Yo/Yud)

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Sudah Selektifkah Anda dalam Memilih Penyedia Jasa Internet?

Depok, BSSN.go,id - Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat membuat internet menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dengan aktivitas keseharian kita. Secara bertahap kita mulai mendigitalisasi berbagai hal dalam kehidupan. Covid-19 yang...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...