Depok, BSSN.go.id – Kunjungan Kadiskominfo Kota Prabumulih, Mulyadi Musa didampingi staf diterima oleh Kepala Biro Hukum dan Humas, Christyanto Noviantoro yang didampingi oleh Koordinator Komunikasi Publik, Tri Wahyudi, dan Sub Koordinator Pelayanan Masyarakat dan Informasi Publik, James Leonardo, di Ruang PPID, Gedung Settama BSSN, Depok pada Kamis (11/02).

Dalam kunjungan ini, Mulyadi Musa menyampaikan maksud dan tujuannya terkait dengan sertifikat elektronik dan juga layanan lain yang ada di BSSN. “”Maksud dan tujuan kunjungan kita ke BSSN terkait dengan rencana penerapan sertifikat elektronik dari BSrE di lingkungan Pemkot Prabumulih,”” ujar Mulyadi dalam membuka pertemuan dengan BSSN.

Mulyadi juga mengatakan bahwa Walikota Kota Prabumulih mendukung terhadap percepatan teknologi informasi salah satunya dengan penerapan sertifikat elektronik. ”Untuk membantu percepatan proses pelayanan di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, penggunaan sertifkat elektronik akan sangat berguna dan bermanfaat dengan seiringnya perkembangan teknologi, khususnya teknologi informasi,” ujarnya lagi.

Menanggapi maksud dan tujuan kunjungan tersebut, BSSN melalui BSrE siap membantu Diskominfo Kota Prabumulih dalam penerapkan sertifikasi elektronik. “Kami menyambut baik rencana kerjasama ini, dan siap membantu apa yang menjadi tujuan Pak Kadis datang ke kantor BSSN, dan terkait sertifikat elektronik akan langsung ditindaklanjuti dengan perwakilan dari BSrE yang sudah hadir secara daring pada rapat kali ini, “ujar Christyanto.

Pertemuan ini dilaksanakan dengan memenuhi protokol kesehatan yang berlaku mengingat masih dalam suasana pandemi. BSSN berharap setelah adanya pertemuan ini kedua belah pihak dapat segera menindaklanjuti kerjasama yang telah bahas bersama.

Sebagai informasi BSSN tetap membuka layanan publik secara daring. Kunjungan secara fisik dapat dilakukan hanya dalam kondisi mendesak dan penting dengan terlebih dahulu menghubungi staf pelayanan publik BSSN. Saat ini BSSN mempunyai layanan publik berupa Sertifkat Elektronik, PPID, Honeynet, Asistensi Proteksi Keamanan Informasi (APROKSI) Pemerintah, aduan siber, Government Computer Security Incident Response Team (Gov-CSIRT), ITSA (Information Technologi Security Assesment), konsultasi dan assessmentindeks KAMI, konsultasi SDM keamanan siber dan sandi dan Museum Sandi. (tyas/yud)

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

BSSN Publikasikan Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020

Jakarta, BSSN.go.id - BSSN menerbitkan hasil monitoring berbagai aspek dan parameter keamanan siber nasional tahun anggaran 2020 berjudul Laporan Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020 dalam kegiatan "Webinar Publikasi Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020"...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...

Aplikasi Bantu untuk Penyandang Disabilitas

Internet seharusnya mudah diakses oleh siapa pun, tak terkecuali bagi para penyandang disabilitas. Untuk membantu melakukan kegiatan sehari-hari dalam menggunakan perangkat seluler penyandang disabilitas dapat memanfaatkan tiga fitur yang dikembangkan Google, yaitu...