Ragunan, BSSN.go.id – Dua Computer Security Incident Response Team (CSIRT) sektor pemerintah yaitu Setneg-CSIRT pada Kementerian Sekretariat Negara dan KSP-CSIRT pada Kantor Staf Presiden kini resmi beroperasi. Kepala BSSN Hinsa Siburian dan Deputi Penanggulangan dan Pemulihan BSSN, Yoseph Puguh Eko Setiawan, bergabung dengan Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama dan Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Juri Ardiantoro serta Kepala Biro Informasi dan Teknologi Kemensetneg Irma Dwi Santi mengikuti peluncuran kedua CSIRT tersebut secara virtual dari Aula Kantor BSSN Ragunan, Jakarta Selatan pada Rabu (25/11).

Dalam kesempatan tersebut Puguh menyatakan seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi kini keamanan siber menjadi isu strategis di berbagai negara, termasuk Indonesia.

“Keamanan siber merupakan faktor yang mendukung inovasi, pertumbuhan ekonomi, dan perkembangan sosial. Tantangan dan peluang di ruang siber terus berkembang sehingga diperlukan kolaborasi dan sinergi intensif seluruh elemen yang terlibat di dalamnya,” ujar Puguh.

Menghadapi hal tersebut salah satu upaya yang dilakukan BSSN adalah membangun pilar kekuatan siber Indonesia di sektor pemerintah dengan membentuk Computer Security Incident Response Team sebagai pelaksana keamanan siber di suatu instansi.

Puguh menyatakan pembentukan CSIRT sejalan dengan salah satu Program Prioritas tahun 2019-2024 terkait pembangunan Sumber Daya Manusia khususnya di bidang keamanan siber.

“BSSN akan mendukung peningkatan kemampuan SDM CSIRT melalui program pelatihan, workshop, cybersecurity drill serta berbagai program lainnya sebagai bekal pelaksanaan tugas CSIRT,” imbuh Puguh.

Puguh menyatakan CSIRT merupakan wujud nyata kolaborasi dan sinergi pemangku keamanan ranah siber, mengingat sejatinya CSIRT tidak dapat berdiri sendiri dan membutuhkan partisipasi aktif semua pihak dalam menyelesaikan insiden secara cepat dan efektif. Puguh menyatakan CSIRT yang ada di suatu instansi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi instansi yang menaunginya,” tutup Puguh.

Setya Utama dan Juri Ardiantoro dalam kesempatan tersebut menyatakan menyambut baik pembentukan CSIRT di Kementerian Sekretariat Negara dan Kantor Staf Presiden. Setneg-CSIRT merupakan CSIRT kesebelas sedangkan KSP-CSIRT merupakan CSIRT ke-12 yang diluncurkan oleh BSSN.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

 

Imbauan Keamanan Kerentanan Port Thunderbolt

Thunderbolt digadang-gadang sebagai teknologi port berperforma tinggi yang mampu menjembatani pemindahan data dengan ukuran yang cukup besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Thunderbolt juga mampu menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dengan ukuran daya...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...