Bandung(5/12) – Pada tanggal 5 s/d 7 Desember 2018, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyelenggarakan Finalisasi Penyusunan Kebijakan Tata Kelola Penanggulangan dan Pemulihan Insiden Keamanan Siber Nasional di Novotel, Bandung. Acara dibuka oleh Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN, Asep Chaerudin, dihadiri oleh Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah Daddy Estoe Widodo, Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Pemerintah Hari Pramono, pejabat BSSN, nara sumber serta para undangan dari berbagai instansi pemerintah pusat.

Dalam sambutan pembukaan Asep Chaerudin menyampaikan bahwa keamanan siber saat ini telah menjadi prioritas seluruh negara di dunia semenjak teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan baik dalam aspek sosial, ekonomi, hukum, organisasi, kesehatan, pendidikan, budaya, pemerintah, keamanan, pertahanan dan lain sebagainya. Berbanding lurus dengan tingginya tingkat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi tersebut, tingkat resiko dan ancaman penyalahgunaan teknologi informasi dan komunikasi juga semakin tinggi dan semakin kompleks. Untuk menyingkapi hal tersebut BSSN mengajak semua stakeholder baik sektor pemerintah, swasta, serta akademisi untuk berpartisipasi aktif, berkolaborasi dan bersinergi guna mewujudkan keamanan siber di Indonesia.

Acara ini akan berlangsung sampai tanggal 7 Desember 2018  diisi oleh para nara sumber yang berkompeten dibidangnya antara lain Budi Raharjo yang memaparkan materi tentang Skema CSIRT di Indonesia, Fetri Miftach tentang Strategi Penanganan Insiden, Andika Triwidada, Ahmad Alkarimy, Tim Xynexis dan ID-CERT yang berbicara mengenai Proses Penanganan Siber. Dari kegiatan ini diharapkan dapat mengahasilkan  kebijakan yang berskala nasional, komprehensif, dan implementif, sehingga dapat menjadi acuan BSSN dan stakeholder dalam melakukan penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber. (yok)

Bagian Komunikasi Publik

Biro Hukum dan Humas

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan

Share This