Laporan Kinerja dan Keuangan BSSN Tahun 2020

Depok, BSSN.go.id – Laporan Kinerja BSSN merupakan perwujudan pertanggungjawaban atas kinerja pencapaian sasaran strategis BSSN di Tahun 2020 yang merupakan tahun pertama pelaksanaan Rencana Strategis BSSN Tahun 2020 –2024. Penyusunan Laporan Kinerja BSSN mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Peraturan Menteri Pendayagunaan AparaturNegara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, dan Rencana Strategis BSSN Tahun 2020 –2024.

Pada tahun 2020 ini, Dunia termasuk Indonesia mengalami Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2020 bahwa Pemerintah memfokuskan program dan anggaran tahun 2020 untuk percepatan penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia. Sebagai dampaknya adalah adanya refocusing Anggaran seluruh Instansi Pemerintah, termasuk BSSN yaitu mengalami pengurangan sebesar 51% dari pagu anggaran yang ditetapkan di tahun 2020. Meskipun demikian, BSSN tetap berupaya secara maksimal melaksanakan tugas dan fungsinya termasuk mendukung pemerintah dalam penanganan Covid-19,untuk itu BSSN melakukan penyesuaian-penyesuaian metode kegiatan dengan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru, serta memperhatikan efektifitas dan efisiensi atas pelaksanaan kegiatan untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Laporan Kinerja ini merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi BSSN atas penggunaan anggaran di tahun 2020, yang bertujuan memberikan informasi kinerja yang terukur dan memadai bagi pemangku kepentingan. Substansi laporan merupakan indikator keberhasilan pencapaian sasaran strategis sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja BSSN Tahun 2020.

Secara umum capaian kinerja sasaran telah sesuai dengan rencana yang ditetapkan, meskipun beberapa indikator, dalam pencapaiannya masih perlu penyempurnaan dalam hal metode pelaksanaan dan ketersediaan data dari seluruh stakeholder terkait pelaksanaan Keamanan Siber dan Sandi di Indonesia, baik Sektor Pemerintah, sektor Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional, dan Sektor Ekonomi Digital. Berdasarkan analisis dan evaluasi pencapaian kinerja sasaran yang dilakukan melalui Laporan Kinerja BSSN Tahun 2020 ini, diharapkan dapat menjadi alat pemacu peningkatan kinerja setiap unit organisasi terkait peningkatan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas kinerja seluruh jajaran pejabat dan pelaksana di lingkungan BSSN untuk tahun-tahun selanjutnya, sehingga tercipta perbaikan berkesinambungan ke arah yang lebih baik dan mendukung kinerja BSSN dalam mewujudkan Good Governance dan Clean Government.

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN

Pengelolaan Kinerja Badan Siber dan Sandi Negara

Peraturan BSSN Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Kinerja di BSSN menyebutkan penguatan akuntabilitas kinerja merupakan pilar penting dalam pelaksanaan reformasi birokrasi di BSSN. Terkait dengan hal tersebut BSSN menerbitkan pedoman pengelolaan kinerja sebagai acuan bagi unit kerja dan pegawai dalam melakukan pengelolaan kinerja organisasi dan pengelolaan kinerja pegawai di BSSN.

Pengelolaan kinerja bertujuan untuk memberikan acuan dalam menyusun perencanaan dan pengukuran kinerja organisasi dan pegawai dalam rangka memacu kontribusi pegawai secara maksimal untuk mewujudkan visi misi BSSN. Selain itu pengelolaan kinerja juga merupakan standar pengukuran kinerja organisasi dan pegawai sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja organisasi dengan terus menerus melakukan penyempurnaan dan perbaikan.

Pengelolaan kinerja juga merupakan alat pengendali strategis bagi BSSN secara berjenjang mulai dari level organisasi sampai dengan pegawai. Pengelolaan kinerja juga berperan sebagai alat dalam pengelolaan sumber daya manusia untuk pengembangan kompetensi dan karir pegawai selain tentunya untuk mengembangkan budaya kerja profesional, efektif, efisien, dan akuntabel di BSSN. Untuk menyosialisasikan pengelolaan kinerja di BSSN telah disusun Buku Saku Pengelolaan Kinerja 2020 dan tiga seri video tentang pengelolaan kinerja di BSSN yang dapat diunduh melalui pranala di bawah ini.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Laporan Kinerja 2019 BSSN: Transparansi dan Akuntabilitas Menuju Keamanan dan Ketahanan Siber Indonesia

Jakarta-BSSN.go.id (2/9). Masyarakat semakin cerdas dan kritis, menuntut transparansi dan akuntabilitas lembaga publik termasuk BSSN. Akuntabilitas bukan sekedar kemampuan menunjukkan bagaimana uang publik dibelanjakan akan tetapi juga meliputi kemampuan menunjukkan uang publik tersebut dibelanjakan secara ekonomis, efisien dan efektif.

Penerapan konsep value for money penting bagi pemerintah sebagai pelayan masyarakat. Implementasi konsep tersebut memberi manfaat untuk: (1) efektivitas pelayanan publik, (2) mutu pelayanan publik, (3) alokasi belanja yang lebih berorientasi pada kepentingan publik dan (4) meningkatkan public cost awarenesssebagai akar pelaksanaan pertanggungjawaban publik. Pengendalian anggaran berbasis kinerja melalui konsep value for money selaras dengan jiwa dan semangat pengimplementasian nilai Pancasila, yaitu mengurangi risiko pemerintah menghianati amanat rakyat.

BSSN menetapkan Indikator Kinerja Utama dan menyusun laporan akuntabilitas kinerjanya sebagai pertanggungjawaban organisasi kepada pemangku kepentingan atas pelaksanaan tugas dan fungsi yang diemban. laporan kinerja tersebut memberikan gambaran pertanggungjawaban BSSN dalam upaya memenuhi setiap target kerja dan pemakaian sumber dayayang digunakan organisasi. Laporan Kinerja Tahun 2019 BSSN tersebut disusun sebagai upaya BSSN dalam menjaga akuntabilitas kinerja dan media komunikasi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait kinerja BSSN. Laporan kinerja ini diharapkan juga menjadi bahan evaluasi peningkatan kinerja di lingkungan internal BSSN.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah satu unsur penting dalam sistem akuntabilitas kinerja, yaitu sebagai instrumen awal untuk mengukur kinerja setiap instansi pemerintah baik terkait pencapaian visi, misi, tujuan maupun sasaran yang telah ditetapkan organisasi.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2017 tentang Badan Siber dan Sandi Negara. Dengan demikian, Renstra BSSN yang ditetapkan untuk kurun waktu 2018-2019 disusun untuk mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) periode tahun 2015-2019. Renstra tersebut merupakan suatu proses partisipatif, sistematis dan berkelanjutan untuk memusatkan dan mengarahkan semua kegiatan dalam rangka pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Renstra BSSN juga merupakan konsep yang mengintegrasikan dan mensinergikan antara kapasitas sumber daya manusia dan sumber daya lain untuk menjawab tantangan dan tuntunan perkembangan lingkungan strategis nasional dan global dalam lingkup keamanan nasional.

Untuk menjamin keberhasilan pencapaian Visi BSSN yaitu “Menjadi institusi tepercaya dalam menjaga ketahanan dan keamanan siber dan sandi nasional dengan menyinergikan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan keamanan nasional dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital”, perlu dilakukan evaluasi setiap tahunnya. Mengingat pentingnya keberhasilan pencapaian visi BSSN, maka semua unsur pimpinan dan semua unit kerja dan seluruh staf BSSN harus senantiasa berorientasi pada peningkatan kinerja (better performance) dan melaksanakan seluruh program kegiatan secara akuntabel. BSSN juga akan selalu memperhatikan stakeholdernya baik internal maupun eksternal dan selalu menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan strategis, sehingga jika diperlukan, maka muatan Renstra termasuk indikator-indikator kinerjanya dapat dilakukan beberapa perubahan/revisi.

Besar harapan dengan telah disusunnya Renstra BSSN Tahun 2018-2019, diharapkan penyusunan rencana kinerja, penyusunan rencana kerja dan anggaran, penyusunan penetapan kinerja, pelaksanaan tugas, pengendalian kegiatan dan pelaporan di lingkungan BSSN serta Penyusunan Laporan Kinerja (LKj) BSSN dapat dilakukan dengan lebih efektif , efisien dan akuntabel.

Laporan Kinerja BSSN 2018 Beserta Manual IKU

Kemajuan teknologi informasi dewasa ini telah memungkinkan terjadinya otomatisasi hampir disemua bidang. Pendekatan baru teknologi yang menggabungkan dunia fisik, digital dan biologi secara fundamental telah mengubah pola hidup dan interaksi antar manusia.

Karakteristik unik ini dikenal dengan istilah revolusi industri 4.0 yaitu otomatisasi dan konektivitas di semua bidang seperti halnya penggunaan Internet of Things (IoT), big data, komputasi awan (cloud computing),hingga pengaplikasian kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Salah satu bentuk pengaplikasian tersebut adalah penggunaan robot untuk menggantikan tenaga manusia sehingga lebih murah, efektif, dan efisien.

Perubahan tersebut, seiring bergulirnya waktu semakin memberikan tanda yang nyata dan memiliki jejak dalam kehidupan manusia. Era revolusi industri 4.0. yang terjadi saat ini dikatakan pula dengan istilah revolusi digital atau era disrupsi teknologi.

Pada Tahun 2017, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2017 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 133 Tahun 2017 tentang Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dengan pertimbangan bahwa bidang keamanan siber merupakan salah satu bidang pemerintahan yang perlu didorong dan diperkuat sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan keamanan nasional.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, BSSN mempunyai tugas melaksanakan keamanan siber secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan, mengembangkan, dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber. Peran strategis BSSN dalam hal ini adalah mengelaborasikan berbagai potensi pada stakeholder terkait seperti pada sektor pemerintah, industri/swasta, akademisi/perguruan tinggi serta masyarakat luas.

Selanjutnya dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsinya, BSSN telah menetapkan Indikator Kinerja Utama (IKU), dan menyusun laporan akuntabilitas kinerjanya sebagai pertanggungjawaban organisasi kepada pemangku kepentingan atas pelaksanaan tugas dan fungsi yang diemban. Laporan ini memberikan gambaran pertanggungjawaban BSSN dalam upaya memenuhi setiap target kerja dan pemakaian sumber daya yang digunakan organisasi.

Metodologi penyusunan laporan akuntabilitas ini didasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja,dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Dengan disusunnya Laporan Kinerja (LKj) BSSN Tahun 2018 ini, merupakan perwujudan dan upaya BSSN dalam menjaga akuntabilitas kinerjanya serta kiranya dapat menjadi media komunikasi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait kinerja BSSN. Melalui laporan kinerja ini pula, diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi peningkatan kinerja di lingkungan internal BSSN.

Laporan Kinerja Lemsaneg 2016

Berikut disampaikan Laporan Kinerja Lembaga Sandi Negara Tahun 2016. File bisa diunduh pada link dibawah ini atau dapat mencari di portal.lemsaneg.go.id untuk versi lengkapnya.
Terima Kasih

Laporan Kinerja Lemsaneg 2016

Admin

Infomed