Isu pandemi Covid-19 telah dimanfaatkan oleh threat actor untuk menyebarkan aplikasi utilitas terkait Covid-19 namun ditambahi fungsi malicious. Salah satunya adalah aplikasi mobile bernama Corona Virus Trackeryang ada di domain coronavirusapp[.]site. Aplikasi tersebut merupakan aplikasi area tracking yang terdampak Covid-19. Ketika diinstal, aplikasi akan meminta lockscreen permission dan ignore battery optimization. Ignore Battery Optimization digunakan sebagai metode persistence mengabaikan kondisi baterai yang lemah untuk mematikan aplikasi. Lockscreen permission digunakan oleh threat actor untuk mengenkripsi perangkat korban. Aplikasi Corona Tracker termasuk dalam rumpun mobile ransomware dengan kunci offline. Kunci dekripsi dapat ditemukan di dalam baris kode aplikasi (hard encoded) yaitu 4865083501, unduh informasi lengkapnya melalui tautan berikut.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Implementasi Sertifikat Elektronik Perkuat Reformasi Birokrasi BSSN

Jakarta (12/3). Pengelola Reformasi Birokrasi (RB) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang terdiri Agen Perubahan, BSSN Muda dan Tim RB BSSN menyampaikan inovasi program RB di lingkungan BSSN dalam gelaran kegiatan "BSSN Reform Gathering: Tik Tok (Ngobrol Cantik Tak...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan