Bandung (26/5) Direktur Pengendalian Informasi, Investigasi, dan Forensik Digital (PIIFD), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Brigadir Jenderal TNI Bondan Widiawan, S.Kom, M.Si, memberikan paparan dalam Kuliah Perwira Dikreg XLVI SESKO TNI 2019, di Grha Widya Adibrata Sesko TNI Bandung, Jawa Barat. Kuliah dihadiri 152 peserta yang terdiri dari 133 Pasis TNI, 12 Pasis POLRI dan 7 pasis negara sahabat seperti Australia, Arab Saudi, Malaysia, India, Filipina, Singapura dan Pakistan. Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan berbagai hal terkait hakikat Cyber Warfare; Cyber Warfare; dan kerangka strategi BSSN dalam pengelolaan keamanan siber Indonesia.

Dalam paparannya, Bondan Widiawan menyatakan Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional mencatat 232.447.974 percobaan serangan siber pada tahun 2018. Domain yang paling banyak diserang adalah website go.id. dengan jumlah insiden sebanyak 16.939. Terkait hal tersebut BSSN menegaskan bahwa ancaman siber adalah ancaman yang nyata dan harus diansitipasi secara serius.

Langkah BSSN dalam menghadapi ancaman siber adalah menjalankan lima kerangka strategi keamanan siber, antara lain: Pembangunan sistem ketahanan siber Indonesia yang berfokus pada tiga area sektor nasional yaitu pemerintah, infrastruktur kritis nasional dan ekonomi digital; Peningkatan penindakan kejahatan siber; Pembaharuan dan penguasaan teknologi keamanan siber; Peningkatan pengetahuan dan kesiagaan keamanan siber; dan Mengembangkan kerja sama keamanan siber.

Menutup paparan, Bondan Widiawan menyebutkan perwujudan kedaulatan di ranah siber akan mendorong dan mengawal tercapainya nawacita dan menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara. Dengan demikian pada akhirnya kepentingan nasional dapat terwujud, yaitu: keamanan nasional, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan nasional.

Bagian Komunikasi Publik

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat, BSSN

BSSN Raih Maturitas Level III Penerapan SPIP

Jakarta, BSSN.go.id - Setelah melewati sejumlah penilaian dari tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia berhasil mendapatkan capaian maturitas level III dalam penerapan Sistem...

FGD Uji Publik Voluntary Vulnerability Disclosure Program (VVDP)

Jakarta, BSSN.go.id - Perkembangan Teknologi informasi dan komunikasi di era revolusi industri 4.0 memiliki empat pilar fungsional yaitu big data, internet of things, internet of service, dan cyber security. Empat pilat tersebutt saling berkaitan satu sama lain begitu...

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan

Share This