Jakarta, BSSN.go.id  Habis gelap terbitlah terang merupakan buku kumpulan surat yang diterbitkan oleh R.A. Kartini pada tahun 1911. Surat-surat tersebut berisi curahan hati R.A. Kartini. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya masih relevan di tengah era modern sekarang, dan melalui perjuangannya juga membuat kesetaraan antara kaum wanita dan pria terwujud sampai saat ini, salah satunya adalah keterlibatan wanita dibidang keamanan siber.  

Perlu diketahui, keamanan siber telah menjadi isu prioritas seluruh negara di dunia semenjak teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam aspek sosial, ekonomi, hukum, organisasi, kesehatan, pendidikan, budaya, pemerintahan, keamanan, pertahanan, dan lain sebagainya, dimana tingkat risiko dan ancaman penyalahgunaan teknologi informasi dan komunikasi punsemakin tinggi dan semakin kompleks. Sehingga dalam penanganan atau respon terhadap insiden keamanan siber memiliki tantangan tersendiri, dan salah satunya dengan membangun kolaborasi dan sinergi yang melibatkan wanita sebagai pemangku kepentingan di bidang keamanan siber.

Bertepatan dengan Hari Kartini 2021 ini, Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN RI) telah meresmikan Indonesia Women in Cyber Security Forum (IWCS), yang terdiri dari para perempuan yang berbagi pengetahuan, kemampuan, pengalaman, motivasi, dan inspirasi ke satu sama lain guna memperkuat keamanan siber di Indonesia.

Forum ini adalah wadah bagi para wanita untuk menjadi pelopor dan pendidik di bidang keamanan siber bagi lingkungan keluarga, masyarakat serta lingkungan kerja,” kata Kepala BSSN, Hinsa Siburian, dalam sambutannya di acara Peluncuran Indonesia Women in Cyber Security Forum, di Jakarta, Rabu (21/04).

Ditambahkannya, IWCS telah menjadi wadah kolaborasi bagi para wanita dari berbagai institusi dan industri keamanan siber di Indonesia.

“Oleh sebab itu, BSSN menyambut baik adanya IWCS dan mendukung kegiatan-kegiatan IWCS dalam membangun keamanan siber Indonesia,” imbuh Hinsa.

Selain itu, BSSN juga mendukung program-program IWCS untuk menumbuhkan kesadaran terhadap keamanan siber, mengembangkan potensi diri dalam hal keamanan siber, memberi dukungan pengalaman, informasi dan inspirasi kepada perempuan ketika berkarir di keamanan siber, dan menunjang karir perempuan Indonesia di dunia keamanan siber.

Besar harapan saya melalui IWCS ini, perempuan-perempuan Indonesia dapat menjadi kartini-kartini modern yang berkontribusi bagi negara melalui karya nyata dengan menyalurkan bakat, minat, dan potensinya di bidang keamanan siber,” ujar Hinsa.

IWCS memiliki empat program, yakni untuk meningkatkan kesadaran (awareness), menyediakan edukasi, lalu mentorship bagi wanita yang ingin berkarier di bidang keamanan siber, dan apprenticeship di tempat kerja.

Selain itu, IWCS bertujuan untuk mendorong para wanita untuk berperan dalam membangun keamanan siber di Indonesia melalui pilar kesadaran, pendidikan, dan empowerment. Program IWCS ini juga diharapkan bisa meningkatkan peran wanita di sektor keamanan digital.

Peluncuran IWCS dilakukan secara virtual, dihadiri oleh Direktur IKPRIIKN BSSN, Intan Rahayu; CEO Xynexis International sekaligus Perwakilan Indonesia Women In Cybersecurity, Eva Noor; Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda, Femmy Eka Kartika Putri; Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak, Kementerian PPPA, Agustina Erni; Deputi Bidang Kesetaraan Gender, Kementerian PPPA, Leny Nurhayanti Rosalini; Dirjen Pendidikan Tinggi, Kemendikbud, Prof. Ir. Nizam, M.Sc, DIC, Ph.D. (Ri/Yud)

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Minimalisir Ancaman Siber BSSN Resmikan SumselProv-CSIRT

Palembang, BSSN.go.id - Menghadapi serangan yang berada di ruang siber, negara hadir melalui BSSN yang berperan aktif dalam upaya meningkatkan keamanan siber di Indonesia. BSSN terus berupaya memperbaiki kinerjanya dalam menjalankan tugas dan fungsi di bidang keamanan...

Sudah Selektifkah Anda dalam Memilih Penyedia Jasa Internet?

Depok, BSSN.go,id - Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat membuat internet menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dengan aktivitas keseharian kita. Secara bertahap kita mulai mendigitalisasi berbagai hal dalam kehidupan. Covid-19 yang...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...