Pada tanggal 14 Januari 2020, Microsoft mengeluarkan patch Windows terbaru setelah sebelumnya NSA (National Security Agency) menemukan kerentanan dengan kategori KRITIKAL pada pustaka pemrograman Windows Crypto API (Application Programming Interface) / crypt32.dll yang digunakan di hampir sebagian besar produk Windows, termasuk Windows 10 dan Windows Server 2016 maupun 2019. Temuan ini kemudian dilaporkan oleh kepada pihak Microsoft melalui proses Microsoft Coordinated Vulnerability Disclosure.

Bagian Komunikasi Publik

Biro Hukum dan Humas, BSSN

Share This