Jakarta (16/6). Multiple vulnerabilities pada Google Android OS memungkinkan terjadinya Arbitrary Code Execution dengan tingkat risiko kerentanan High pada seluruh sistem operasi Google Android dengan Security Patch Level yang dikeluarkan sebelum tanggal 6 Juni 2020.

Hingga kini memang belum ada laporan kasus eksploitasi kerentanan tersebut namun dampak terberatnya adalah remote code execution yang dapat dilakukan melalui email, web browsing dan MMS. Eksploitasi yang mungkin dilakukan mulai dari instalasi program/aplikasi, melihat, merubah, menghapus data, membuat akun baru hingga akses penuh gawai sesuai dengan privilege yang berhasil didapatkan oleh penyerang.

Untuk meminimalisir risiko kerentanan keamanan tersebut lakukan pemutakhiran sistem operasi android pada perangkat yang terdampak, segera setelah dilakukan pengecekan yang dianggap perlu; Unduh/install aplikasi hanya dari penyedia terpercaya pada Google Play Store; dan Tidak mengunjungi website yang tidak dipercaya atau mengakses tautan dari sumber yang tidak tepercaya.

Mengingat dampak yang mungkin muncul dari eksploitasi kerentanan ini, diharapkan pengguna Sistem Operasi Google Android untuk segera melakukan tindakan mitigasi dan remediasi yang dapat diunduh melalui tautan di bawah ini.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Imbauan Keamanan Kerentanan Port Thunderbolt

Thunderbolt digadang-gadang sebagai teknologi port berperforma tinggi yang mampu menjembatani pemindahan data dengan ukuran yang cukup besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Thunderbolt juga mampu menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dengan ukuran daya...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...