Depok, BSSN.go.id – Sekretaris Utama Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN RI) Syahrul Mubarak melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas BSSN di Aula Kantor BSSN, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/9).

Selain dalam rangka mengisi pejabat struktur organisasi baru BSSN sesuai dalam Peraturan Presiden RI Nomor 28 Tahun 2021 tentang Badan Siber dan Sandi Negara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan tersebut juga dalam rangka menyesuaikan pemberlakuan nomenklatur dan penetapan kelas jabatan baru.

Selain memberikan ucapan selamat, dalam kesempatan tersebut Syahrul juga menekankan jabatan baru harus dipahami sebagai bentuk pengabdian masyarakat, bangsa dan negara melalui pelaksanaan tugas yang dilandasi dengan dedikasi, loyalitas, akuntabilitas dan profesionalitas.

Sebelumnya Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tersebut dilakukan secara terbuka dan kompetitif dengan mengedepankan Sistem Merit sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 serta merujuk kepada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2019 dan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 tahun 2020.

Pelaksanaaan pengisian JPT Pratama tersebut telah melalui beberapa tahapan yang meliputi pendaftaran, seleksi administrasi, assestment center, dan penelusuran rekam jejak yang dilakukan oleh panitia seleksi dari internal dan eksternal BSSN dibawah koordinasi dan pengawasan Komisi Aparatur Sipil Negara.

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik diantaranya Budi R. Leman sebagai Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan Pusat, Hasto Prastowo sebagai Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan Daerah, Giyanto Awan Sularso sebagai Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pembangunan Manusia, Mohamnad Ikro sebagai Direktur Kebijakan Sumber Daya Manusia Keamanan Siber dan Sandi, Sulistyo sebagai Direktur Strategi Keamanan Siber dan Sandi, Arisriyanto sebagai Direktur Operasi Sandi Intan Rahayu sebagai Direktur Keamanan Siber dan Sandi Industri, Holmi Noviana sebagai Direktur Keamanan Siber dan Sandi Energi dan Sumber Daya Alam, Soetedjo Joewono sebagai Direktur Kebijakan Teknologi Keamanan Siber dan Sandi, Rinaldy sebagai Direktur Direktur Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi, dan Edit Prima sebagai Direktur Kemanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan, dan Parawisata.

Pejabat Administrator yang dilantik adalah Jonathan Gerhard sebagai Kepala Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), Pejabat Pengawas  Zaenal Suhardono sebagai Kepala Seksi Pengolaan Sistem Sertifikasi Elektronik BSrE, dan Hamdani Simalango sebagai Kepala Subbagian Pengolaan Aset dan Rumah Tangga Politeknik Siber dan Sandi Negara.

Syahrul berharap pejabat baru tersebut dapat membuktikan kemampuan dan menunjukkan prestasi kerja yang baik, dedikasi, loyalitas dan kinerja yang tinggi serta dapat melakukan evaluasi kinerja secara berkala sebagaimana ketentuan dalam “Sistem Merit” yang menitikberatkan pada kualifikasi, kompetensi, serta kinerja sebagai pertimbangan utama dalam pengembangan dan penataan karier pegawai.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Pimpinan Tinggi Madya BSSN dan beberapa undangan terbatas lainnya. Sehubungan masih dalam masa PPKM, pelantikan pejabat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (Ra/Yud)

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN