Jakarta (12/5). Banyak aktivitas positif dapat dilakukan dengan memanfaatkan media sosial, seperti contoh aksi donasi, edukasi, pengawasan atau kontrol sosial dan lain sebagainya. Namun di sisi lain, media sosial juga sering menjadi pemicu munculnya beragam persoalan negatif, seperti maraknya berita bohong, ujaran kebencian, hasutan, caci maki, dan adu domba yang berpotensi mengancam persatuan dan kesatuan, serta ideologi bangsa.

Hal itu disampaikan Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN Anton Setiawan dalam acara Ngobrol Dari Rumah bertajuk Literasi Digital Tugas Siapa? yang dilaksanakan secara live streaming melalui Youtube dan Live UHF digital di INSPIRATV, Senin (11/5/2020), pukul 20.00 WIB. Acara dipandu oleh Ketua Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia, Eris Munandar, dan juga menghadirkan Founder Of Sobat Cyber Indonesia Ali Akbar sebagai narasumber.

Dalam live talk show tersebut, Anton mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih mengenali teknologi sebelum menggunakan teknologi tersebut.

Menurutnya, hal-hal apa yang harus dikenali dalam teknologi. Prinsip utama yang harus dilakukan antara lain harus mengenali media sosial apapun yang kita gunakan, mengenali dari sisi teknologinya, konsekuensinya, mengenali fitur-fitur keamanan yang sudah disediakan dalam aplikasi seperti contoh Whatsapp.

“Karena bila saya perhatikan masih banyak masyarakat yang tidak tahu atau tidak mengaktifkan hal tersebut yang mengakibatkan akun WhatsApp dapat dibajak dan bisa dilakukan penipuan,” kata Anton.

Selain itu, ia juga mengatakan, untuk terhindar dari pelanggaran hukum, maka jangan melakukan sesuatu yang didunia nyata juga dilarang. Seperti berkata kasar, memberikan informasi yang tidak benar.

“Apapun yang di dunia nyata dilarang maka di dunia siberpun dilarang,” jelas Anton, lagi. Seiring dengan derasnya arus informasi, masyarakat terkadang kebingungan, tidak mampu memilah dan menyeleksi informasi sehingga terkadang gagal memanfaatkan informasi yang sudah mereka peroleh.

 

“Dilema penggunaan media sosial saat ini erat kaitannya dengan permasalahan tersebut, yaitu kabar bohong atau hoaks dan konten-konten yang tidak pantas,” tukasnya. UU ITE mestinya dapat digunakan sebagai sebagai payung hukum, dasar memburu para pembuat dan penyebar hoaks.

Anton menambahkan “Semua pihak termasuk keluarga, dalam hal ini orangtua sebagai lingkup pendidikan pertama harus dapat bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat lainnya untuk mengarahkan penggunaan media sosial oleh generasi muda. Masyarakat sebagai pengguna media sosial pun juga harus bisa mengedukasi diri untuk dapat berkembanu menjadi konsumen media sosial yang melek media atau media literate.

Diakhir perbincangan Anton berpesan, keberhasilan dan kemajuan bangsa Indonesia dalam memanfaatkan dan menciptakan teknologi masa depån ditentukan oleh transformasi digital yang sekarang sedang berjalan. Kuncinya adalah pendidikan dalam arti luas, karena unsur utama dari transformasi digital adalah mengarahkan generasi muda yang memang merupakan bagian dari masyarakat yang masih dalam tahapan mencari jati diri.

“Mari kita sama-sama mengawal generasi muda kita dalam menggunakan media sosial sehingga dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk dirinya, lingkungannya dan juga bagi transformasi digital bangsanya, sehingga Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju” tutup Anton.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Imbauan Keamanan Kerentanan Port Thunderbolt

Thunderbolt digadang-gadang sebagai teknologi port berperforma tinggi yang mampu menjembatani pemindahan data dengan ukuran yang cukup besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Thunderbolt juga mampu menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dengan ukuran daya...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan