Depok, BSSN.go.id – Pada bulan April Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2021 tentang Badan Siber dan Sandi Negara. Peraturan tersebut merupakan salah satu upaya dalam mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang keamanan siber dan sandi melalui organisasi yang lebih efektif dan efisien.

Dengan telah ditetapkannya Peraturan Presiden tersebut, BSSN segera melakukan penataan organisasi beserta pejabat yang akan menduduki jabatan di lingkungan BSSN. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020, Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2015 tentang Percepatan Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi pada Kementerian/Lembaga, Surat Menteri PAN & RB Nomor B/3116/M.PANRB/09/2016, serta Keputusan Presiden Nomor 89/TPA Tahun 2021.

Dalam rangka hal tersebut, Kepala BSSN melantik JPT Madya di lingkungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Pelantikan dilakukan secara offline di Aula BSSN Sawangan Depok pada Jumat (2/7) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dimana seluruh yang terlibat pada acara diwajibkan swab tes dua jam sebelumnya.

Pejabat yang dilantik sesuai Kepres di atas adalah Syahrul Mubarak sebagai Sekretaris Utama BSSN, Irjen Pol. Dono Indarto sebagai Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan  Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Mayjen TNI Yoseph Puguh Eko Setiawan sebagai Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Akhmad Toha sebagai Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah dan Pembangunan Manusia BSSN, dan Mayjen TNI (Mar) Suharyanto sebagai Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN yang ditetapkan oleh Presiden pada tanggal 16 Juni 2021.

Didalam sambutannya Kepala BSSN Hinsa Siburian menyampaikan bahwa BSSN membutuhkan pemimpin yang memiliki profesionalitas, kinerja, tanggung jawab, dedikasi, serta kepedulian tinggi terhadap organisasi.

Struktur organisasi BSSN yang baru sangat membutuhkan pemimpin yang memiliki profesionalitas, kinerja, tanggung jawab, dedikasi, serta kepedulian tinggi terhadap organisasi. Di samping itu, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya juga harus memiliki keteladanan dalam mengamalkan nilai dasar ASN dan melaksanakan kode etik dan kode perilaku ASN,” pesan Hinsa.

Pada kesempatan yang sama Kepala BSSN menyampaikan apresiasi terkait Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) Tahun 2020.

Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen organisasi yang telah bekerja secara optimal, cermat, cerdas, dan akuntabel sehingga BSSN dapat memperoleh opini WTP dari BPK RI atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) Tahun 2020,” ujar Hinsa.

Pada akhir sambutan Kepala BSSN berharap pejabat yang dilantik dan diambil sumpah pada hari ini untuk selalu amanah dan bertanggung jawab.

“Saya ucapkan selamat bertugas dan selamat menjalankan amanah. Jagalah dan jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta komitmen yang tinggi,” tutup Hinsa(Yo/Yud)

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Sudah Selektifkah Anda dalam Memilih Penyedia Jasa Internet?

Depok, BSSN.go,id - Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat membuat internet menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dengan aktivitas keseharian kita. Secara bertahap kita mulai mendigitalisasi berbagai hal dalam kehidupan. Covid-19 yang...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...