Depok, BSSN.go.id – Bertempat di Aula Badan Siber dan Sandi Negara, Sawangan, Depok dilaksanakan Launching Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Badan Siber dan Sandi Negara yang bernama BSSN-CSIRT. Launching BSSN-CSIRT selain dihadiri oleh Kepala BSSN, Hinsa Siburian dihadiri juga Sekretaris Utama BSSN, Syahrul Mubarak, Deputi Penanggulangan dan Pemulihan BSSN, Yoseph Puguh Eko Setiawan, serta jajaran di bawah Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN.

“Saya selaku Kepala Badan Siber dan Sandi Negara, sangat mendukung dan mengapresiasi eksistensi Tim Tanggap Insiden Keamanan Siber atau Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Badan Siber dan Sandi Negara, dengan nama BSSN-CSIRT,” ujar Hinsa, pada saat membuka acara.

Kepala BSSN menjelaskan, bahwa pembentukan CSIRT merupakan salah satu program prioritas nasional (major project) yang dituangkan dalam Perpres No. 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024. Pada tahun 2021 ini, akan dibentuk sebanyak 27 (dua puluh tujuh) CSIRT yang tersebar di kementerian, lembaga, dan daerah, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara.

“CSIRT merupakan organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, dan menanggapi laporan dan aktivitas insiden keamanan siber. CSIRT terdiri atas CSIRT Nasional atau Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional (Pusopskamsinas), CSIRT Sektoral pada pemerintahan, Infrastruktur Informasi Vital Nasional dan Privat, serta CSIRT Organisasi,” ungkap Hinsa.

 

“Pembentukan CSIRT sejalan dengan penerapan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, disebutkan bahwa bagian unsur keamanan SPBE yaitu penjaminan keutuhan dan ketersediaan data dan informasi. Disinilah peran CSIRT sebagai penyediaan pemulihan dari insiden keamanan siber. CSIRT diharapkan dapat mendukung penerapan SPBE untuk mencapai tujuannya, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” lanjut Hinsa.

 

BSSN-CSIRT selaku CSIRT Sektor Pemerintah yang ditetapkan oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara melalui Keputusan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara No. 570 Tahun 2018. Gov-CSIRT Indonesia mengemban misi:

  1. Membangun, mengoordinasikan, mengolaborasikan dan mengoperasionalkan sistem mitigasi, manajemen krisis, penanggulangan dan pemulihan terhadap insiden keamanan siber pada sektor pemerintah;
  2. Membangun kerja sama dalam rangka penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber pada sektor pemerintah;
  3. Membangun kapasitas sumber daya penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber pada sektor pemerintah;
  4. Mendorong pembentukan CSIRT (Computer Security Incident Response Team) pada sektor pemerintah.

Pembentukan BSSN-CSIRT selaku CSIRT Nasional dan CSIRT Sektor Pemerintah ini diharapkan membawa harapan besar terhadap terciptanya ruang siber yang aman dan kondusif. Selain itu, diharapkan BSSN-CSIRT dapat terus berkolaborasi, bersinergi, dan berbagi informasi dengan seluruh stakeholder keamanan siber, terutama dalam melakukan penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber. Kedepannya, Indonesia dapat memiliki visibilitas yang menyeluruh terhadap aset siber guna melakukan aksi respons yang lebih cepat, sehingga waktu respons dan waktu pemulihan terhadap insiden siber menjadi lebih efektif dan efisien. (Im/Yud)

 

 Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

 

Sudah Selektifkah Anda dalam Memilih Penyedia Jasa Internet?

Depok, BSSN.go,id - Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat membuat internet menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dengan aktivitas keseharian kita. Secara bertahap kita mulai mendigitalisasi berbagai hal dalam kehidupan. Covid-19 yang...

NGOPI RB: SPBE Series#3 Diskusi Peran BSSN dalam SPBE

Depok, BSSN.go.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar lanjutan NGOPI RB Series, dimanapada Series ke-3 ini, para narasumber dan peserta banyak berdiskusi terkait strategi BSSN dalam menjalankan amanah SPBE. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula BSSN Sawangan,...

Sudah Selektifkah Anda dalam Memilih Penyedia Jasa Internet?

Depok, BSSN.go,id - Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat membuat internet menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dengan aktivitas keseharian kita. Secara bertahap kita mulai mendigitalisasi berbagai hal dalam kehidupan. Covid-19 yang...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...