Depok (24/6). Tahun 2020 merupakan tahun pertama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024. APBN 2020 memiliki peran yang sangat strategis untuk mencapai sasaran pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Maju 2045 pada saat 100 tahun Indonesia Merdeka. Perencanaan tahun 2021 harus adaptif dengan perkembangan situasi. Apa yang dikerjakan tahun ini akan menjadi fondasi bagi tahun yang akan datang. Beberapa pernyataan tersebut merupakan pernyataan Presiden RI, Joko Widodo, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2020, 30 April 2020 yang lalu, yang dikutip oleh Sekretaris Utama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Syahrul Mubarak saat memberikan sambutan pada pelantikan dan pengambilan sumpah sejumlah pejabat administrator di lingkungan BSSN yang diselenggarakan di Gedung Utama BSSN Sawangan Depok, Rabu (24/6/2020).

Syahrul juga menyatakan “Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan bagian dari penataan dan penyegaran kepemimpinan serta sistem penyelenggaraan tugas kepemerintahan di lingkungan BSSN. Rotasi tugas dan pergantian jabatan diharapkan dapat memperluas atau menambah pengetahuan serta pengalaman kerja bagi sumber daya manusia BSSN sehingga produktivitas kerja dapat terus meningkat selain tentunya juga dapat menjadi sarana pengelolaan karier.”

“Pejabat administrator harus memiliki kemauan yang kuat untuk senantiasa meningkatkan kompetensinya dengan didukung semangat juang dan dedikasi yang tinggi serta kesiapan menjalankan kebijakan organisasi, khususnya terkait dengan penyusunan rencana program dan anggaran, pengelolaan kinerja serta pengelolaan urusan keuangan,” ujar Syahrul.

Syahrul menyatakan untuk mendukung pencapaian sasaran pembangunan dan momentum pembangunan, pemerintah membuat kebijakan lima program prioritas di dalam APBN yaitu pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi dan policy, transformasi ekonomi, dan penyederhanaan birokrasi. Terkait dengan hal tersebut Syahrul meminta agar unit kerja yang terkait dengan perencanaan dapat melihat situasi, kondisi, kebutuhan serta potensi yang ada di BSSN dengan helicopter view sehingga seluruh kegiatan unit kerja menjadi sinkron.

“Prioritaskan kegiatan yang yang benar-benar mendukung upaya pemerintah dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 sesuai dengan tugas dan fungsi BSSN di bidang keamanan siber,” tambah Syahrul.

Syahrul berharap setiap rupiah uang negara harus bisa dipertanggungjawabkan menghasilkan nilai tambah untuk organisasi dan negara. “Amati dan inventarisasi layanan BSSN yang dapat menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak,” ungkap Syahrul.

“Dalam menghadapi kondisi dan situasi pandemik saat ini, dihimbau kepada seluruh pegawai BSSN untuk berkomitmen menjalankan tugas dan pekerjaan dengan sebaik-baiknya dengan menjaga kesehatan pribadi dan keluarga dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dalam penanganan Covid-19.” Menutup sambutan, Syahrul menyatakan rasa syukur kegiatan dapat berlangsung lancar dengan tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 dengan tidak mengurangi esensi dan kekhidmatannya.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Imbauan Keamanan Kerentanan Port Thunderbolt

Thunderbolt digadang-gadang sebagai teknologi port berperforma tinggi yang mampu menjembatani pemindahan data dengan ukuran yang cukup besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Thunderbolt juga mampu menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dengan ukuran daya...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...