Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional (PUSOPSKAMSINAS) BSSN sebagai bagian dari kehadiran negara dalam melindungi bangsa Indonesia melakukan monitoring keamanan ruang siber. Sepanjang tahun 2019, sistem monitoring nasional Mata Garuda BSSN mencatat 290,3 juta serangan siber menyasar Indonesia. Serangan siber terbesar didominasi oleh serangan dengan menggunakan metode malware.

Pada tahun 2019 PUSOPSKAMSINAS menerima 4.224 aduan insiden siber dari masyarakat. Laporan tersebut diterima melalui e-mail, telepon maupun kunjungan langsung. 3523 laporan atau 83.4 % dari seluruh laporan yang masuk dapat diverifikasi sedangkan 16.6% lainnya tidak dapat dikonfirmasi.

Agar hasil kerja PUSOPSKAMSINAS tersebut dapat diketahui dan dimanfaatkan secara meluas oleh berbagai kalangan, BSSN menerbitkan Laporan Tahunan 2019 PUSOPSKAMSINAS yang berisi ikhtisar jejak digital keamanan siber Indonesia, sekilas informasi tentang P3-BSSN, hasil monitoring keamanan siber dan laporan aduan publik. Berikut tautan unduhan Laporan Tahunan 2019 PUSOPSKAMSINAS BSSN untuk diakses bebas dan disebarluaskan kepada masyarakat.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat - BSSN

Imbauan Keamanan Kerentanan Port Thunderbolt

Thunderbolt digadang-gadang sebagai teknologi port berperforma tinggi yang mampu menjembatani pemindahan data dengan ukuran yang cukup besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Thunderbolt juga mampu menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dengan ukuran daya...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...