Depok, BSSN. go id – Sejak tahun 2018, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) berkomitmen untuk menerbitkan Laporan Tahunan Honeynet Project dengan bekerja sama dengan Indonesia Honeynet Project (IHP). Laporan Tahunan Honeynet Project BSSN-IHP bertujuan agar hasil kerjasama antara BSSN dan entitas yang telah dipasang Honeypot dapat diketahui dan dimanfaatkan secara meluas oleh berbagai kalangan. Hingga saat ini, Honeynet BSSN telah menggandeng 71 entitas yang berasal dari sektor pemerintah, infrastruktur kritikal nasional dan akademisi yang tersebar di 20 provinsi. Harapannya akan semakin banyak Mitra Honeynet yang bergabung dengan Honeynet BSSN sehingga cakupan deteksi ancaman siber dapat mencapai ke seluruh sektor dan seluruh provinsi yang ada di Indonesia.

Honeypot merupakan sistem replika yang dirancang memberikan interaksi yang sama dengan sistem asli sehingga penyerang tidak menyadari identitas dan teknik serangan yang dilakukan direkam oleh Honeypot sehingga informasi tersebut dapat ditabulasi menjadi sumber informasi penting dalam mempelajari jenis, pola dan teknik serangan siber. Data serangan yang dikumpulkan komprehensif maka beberapa Honeypot dibuat saling terhubung dalam sebuah sistem yang disebut Honeynet.

Setiap tahunnya Laporan Tahunan Honeynet Project berupaya agar memiliki kebaharuan terkait konten isi dalam Laporan Tahunan Honeynet Project. Oleh karena itu, Laporan Tahunan Honeynet Project BSSN-IHP Tahun 2020 terdapat penambahan serangan berbasis ssh attack dan serangan berbasis web aplikasi. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan minat pembaca akan Laporan Tahunan Honeynet Project. Laporan tersebut berisi informasi kegiatan yang dilaksanakan oleh BSSN dan IHP; summary report mengenai serangan siber yang terjadi di Indonesia; hasil pemantauan lalu-lintas dan deteksi serangan siber dan malware setiap bulan; analisis terhadap varian malware tahun 2020; sosialisasi dan edukasi yang telah dilaksanakan; kerja sama dan kolaborasi; pengenalan layanan publik portal Honeynet; inovasi teknologi; serta penjelasan mengenai riset dan pengembangan Honeynet Project di Indonesia.

Dalam Laporan Tahunan 2020 ini dapat terlihat bahwa serangan siber yang berasal dari malware masih menjadi tools yang banyak digunakan oleh para penyerang. Data dan informasi yang disajikan ini merupakan sebuah fenomena gunung es tentang bagaimana serangan siber yang masuk ke Indonesia, namun setidaknya dapat memberikan gambaran tentang bagaimana Indonesia masih menjadi target penyerang dengan berbagai motif yang berasal dari berbagai IP address banyak negara ke perangkat honeypot yang terpasang dan tersebar di berbagai stakeholder Mitra Honeynet BSSN.

Peran serta para Mitra Honeynet BSSN yang secara voluntary bergabung dalam sistem ini sangat kami hargai. Konsep voluntary yang dikembangkan pada Honeynet BSSN yang mengedepankan peran serta semua pemangku kepentingan akan terus dijadikan model dalam pengembangan Honeynet BSSN.

Honeynet BSSN adalah miles stone sangat penting bagaimana membangun sebuah wadah bagi semua stakeholder berkumpul secara voluntary untuk berperan serta membangun kesadaran dan pengetahuan baru tentang ancaman malware di ruang siber Indonesia. Semoga laporan tahunan ini dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi Mitra Honeynet BSSN namun juga bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Sudah Selektifkah Anda dalam Memilih Penyedia Jasa Internet?

Depok, BSSN.go,id - Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat membuat internet menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dengan aktivitas keseharian kita. Secara bertahap kita mulai mendigitalisasi berbagai hal dalam kehidupan. Covid-19 yang...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...