Depok, BSSN.go.id – Pejabat Pimpinan Tinggi BSSN mengikuti acara Rapim TNI-Polri yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo pada Senin (15/02) secara daring.

Dalam arahannya, Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa pandemi Covid-19 dan dampak yang ditimbulkan masih belum berakhir. Untuk itu, Presiden RI meminta seluruh jajaran TNI dan Polri untuk terus aktif mendukung serta membantu penegakan disipli protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

 

“Saya perlu tegaskan bahwa krisis kesehatan akibat Covid-19 masih belum berakhir. Pertama, saya perintahkan kepada seluruh jajaran TNI dan Polri untuk terus aktif mendisiplinkan protokol kesehatan, mendisiplinkan 3M, dan aktif mendukung 3T,” ujar Presiden.

Presiden juga meberikan instruksikan kepada TNI dan Polri untuk mendukung sekaligus mengupayakan agar PPKM skala mikro dapat berjalan dengan baik. Selain itu, Presiden juga meminta Polri untuk turut mendukung pelaksanaan vaksinasi massal. Presiden mengatakan, vaksinasi massal tersebut dapat dilakukan di klaster-klaster tertentu yang dinilai memiliki aktivitas yang padat interaksi, seperti pasar, pusat layanan ekonomi, hingga pada perkampungan yang berada pada zona merah.

Dalam hal ini peran TNI dan Polri untuk memberikan dukungan sangat ditunggu mengingat kecepatan yang biasa ditunjukkan dalam merespons kondisi darurat yang muncul.

Pemerintah sedang mengupayakan agar 70 persen penduduk Indonesia dapat memperoleh suntikan vaksin Covid-19 sesegera mungkin melalui proses vaksinasi massal secara gratis. Presiden juga meminta TNI dan Polri mengawal distribusi pengamanan vaksin ke daerah-daerah di Indonesia.

Di samping itu, Presiden juga meminta agar TNI dan Polri turut serta berperan aktif dalam mendukung iklim usaha dan iklim investasi yang kondusif. Hal tersebut dikarenakan saat ini yang dibutuhkan adalah kesempatan kerja, peluang kerja, dan lapangan kerja yang banyak tergerus oleh pandemi Covid-19.

Pejabat Pimpinan Tinggi BSSN yang hadir secara daring dalam pengarahan Presiden tersebut antara  Waka BSSN Dharma Pongrekun, Deputi I Dono Indarto, Deputi III Yoseph Puguh Eko Setiawan, Deputi IV Suharyanto, Direktur IKPRP Akhmad Toha, Direktur Pengendalian Informasi, Investigasi dan Forensik Digital Bondan Widiawan dan Karo Umum Ariswan Boer. (Yok/Yud)

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

BSSN Publikasikan Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020

Jakarta, BSSN.go.id - BSSN menerbitkan hasil monitoring berbagai aspek dan parameter keamanan siber nasional tahun anggaran 2020 berjudul Laporan Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020 dalam kegiatan "Webinar Publikasi Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020"...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...

Aplikasi Bantu untuk Penyandang Disabilitas

Internet seharusnya mudah diakses oleh siapa pun, tak terkecuali bagi para penyandang disabilitas. Untuk membantu melakukan kegiatan sehari-hari dalam menggunakan perangkat seluler penyandang disabilitas dapat memanfaatkan tiga fitur yang dikembangkan Google, yaitu...