Dalam keadaan darurat bencana terdapat kecenderungan informasi menjadi simpang siur. Keadaan emosional membuat masyarakat mudah percaya pada informasi apa saja yang diterima dan segera menyebarkannya tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu karena terbatasnya akses verifikasi terkait rusak dan lumpuhnya sarana telekomunikasi akibat bencana.

Kepala BSSN, Djoko Setiadi menghimbau masyarakat untuk hanya mengakses informasi dari pihak yang memiliki otoritas dan kewenangan dan hanya menyebarkan informasi yang berasal dari sumber tersebut. Djoko Setiadi juga menghimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak membuat maupun menyebarkan berita bohong (hoax).

UNDUH DOKUMEN PRESS RELEASE

 

Biro Hukum dan Humas BSSN

Imbauan Keamanan Kerentanan Port Thunderbolt

Thunderbolt digadang-gadang sebagai teknologi port berperforma tinggi yang mampu menjembatani pemindahan data dengan ukuran yang cukup besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Thunderbolt juga mampu menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dengan ukuran daya...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...