Dalam keadaan darurat bencana terdapat kecenderungan informasi menjadi simpang siur. Keadaan emosional membuat masyarakat mudah percaya pada informasi apa saja yang diterima dan segera menyebarkannya tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu karena terbatasnya akses verifikasi terkait rusak dan lumpuhnya sarana telekomunikasi akibat bencana.

Kepala BSSN, Djoko Setiadi menghimbau masyarakat untuk hanya mengakses informasi dari pihak yang memiliki otoritas dan kewenangan dan hanya menyebarkan informasi yang berasal dari sumber tersebut. Djoko Setiadi juga menghimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak membuat maupun menyebarkan berita bohong (hoax).

UNDUH DOKUMEN PRESS RELEASE

 

Biro Hukum dan Humas BSSN

Cyber Security Innovation Day 2019

Jakarta, (10/01). Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Dr. Djoko Setiadi, M. Si menjadi pembicara pada acara Cyber Security Innovation Day Tahun 2019. Acara tersebut diselenggarakan oleh CISCO SYSTEM INDONESIA bertempat di Hotel Shangri La Jakarta. Pada kesempatan...

BSSN Menggelar Diskusi Publik Strategi Keamanan Siber Indonesia

Jakarta, 19/12. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyelenggarakan Diskusi Publik Strategi Keamanan Siber Indonesia (SKSI) bertempat di Hotel Aston Simatupang Jakarta Selatan.Acara yang yang diselenggarakan oleh Direktorat Identifikasi Kerentanan dan Penilaian...

BSSN Serahkan Hasil Penilaian Indeks Keamanan Informasi

Jakarta (18/12) – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyelenggarakan penyerahan hasil penilaian indeks Keamanan Informasi (KAMI) di Hotel Aston Simatupang Jakarta Selatan, yang diselenggarakan oleh Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Ekonomi...

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan

Share This