Dalam keadaan darurat bencana terdapat kecenderungan informasi menjadi simpang siur. Keadaan emosional membuat masyarakat mudah percaya pada informasi apa saja yang diterima dan segera menyebarkannya tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu karena terbatasnya akses verifikasi terkait rusak dan lumpuhnya sarana telekomunikasi akibat bencana.

Kepala BSSN, Djoko Setiadi menghimbau masyarakat untuk hanya mengakses informasi dari pihak yang memiliki otoritas dan kewenangan dan hanya menyebarkan informasi yang berasal dari sumber tersebut. Djoko Setiadi juga menghimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak membuat maupun menyebarkan berita bohong (hoax).

UNDUH DOKUMEN PRESS RELEASE

 

Biro Hukum dan Humas BSSN

Halal Bihalal Keluarga Besar BSSN

JAKARTA, Ratusan pegawai Badan Siber Dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia dan tamu undangan dari instansi lain melaksanakan halal bihalal bersama Kepala BSSN Hinsa Siburian di halaman Gedung A kantor BSSN. Hinsa tampak didampingi oleh istrinya. Pantauan Tim...

MUDIK BERSAMA KORPRI BSSN

(01/06) Jakarta. Korpri Badan Siber dan Sandi Negara mengadakan kegiatan mudik bersama yang diikuti oleh 200 orang peserta dengan tujuan berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera. Kegiatan mudik ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Korpri BSSN...

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan

Share This