Dalam keadaan darurat bencana terdapat kecenderungan informasi menjadi simpang siur. Keadaan emosional membuat masyarakat mudah percaya pada informasi apa saja yang diterima dan segera menyebarkannya tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu karena terbatasnya akses verifikasi terkait rusak dan lumpuhnya sarana telekomunikasi akibat bencana.

Kepala BSSN, Djoko Setiadi menghimbau masyarakat untuk hanya mengakses informasi dari pihak yang memiliki otoritas dan kewenangan dan hanya menyebarkan informasi yang berasal dari sumber tersebut. Djoko Setiadi juga menghimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak membuat maupun menyebarkan berita bohong (hoax).

UNDUH DOKUMEN PRESS RELEASE

 

Biro Hukum dan Humas BSSN

BSSN Selenggarakan Training Malware dan Incident Handling

Jakarta, BSSN.go.id - Pada industri 4.0, teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem cyber-fisik, internet of things (IoT), komputasi awan, dan komputasi kognitif. Tren ini telah mengubah banyak bidang...

Kepala BSSN Melantik Mahasiswa Baru STSN

Jakarta, BSSN.go.id - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia Hinsa Siburian melantik mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) Tahun Akademik 2019-2020, Selasa (17/9).Berdasarkan pantauan Tim Humas BSSN di Lapangan Upacara STSN,...

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan

Share This