Depok, BSSN.go.id – Sekretaris Utama Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN RI), Syahrul Mubarak, melantik pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di lingkungan BSSN RI. Acara pelantikan tersebut digelar secara offline dan online di Aula BSSN RI, Depok, Jawa Barat, pada hari Senin (29/3).

Pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada Biro Umum BSSN tersebut merupakan upaya dalam melaksanakan pembinaan dan pemberian dukungan administrasi urusan ketatausahaan, arsip dan dokumentasi, dukungan strategis dan tata usaha pimpinan, pengelolaan urusan rumah tangga, penyelenggaraan pengelolaan barang milik/kekayaan negara, dan pengadaan barang/jasa di lingkungan BSSN RI.

Syahrul Mubarak menyatakan rotasi tugas termasuk didalamnya perubahan Jabatan Pengawas ke Jabatan Administrator merupakan bentuk pengelolaan Sumber Daya Manusia yang sangat penting bagi pengembangan organisasi termasuk di BSSN khususnya di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BSSN RI. Diharapkan pembaharuan tersebut dapat terus meningkatkan kinerja dan kolaborasi pelaksanaan diklat.

Perubahan birokrasi dari jabatan fungsional ke struktural merupakan wujud birokrasi yang dinamis dan profesional dalam mendukung kinerja pemerintah. Karena pengelolaan terhadap penyediaan informasi dan dokumen lainnya menjadi salah satu bahan pertimbangan pimpinan dalam membuat keputusan.

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik adalah Ramadi Siregar dari Kepala Bagian Umum Pusdiklat BSSN RI menjadi Kepala Biro Umum Sekretariat Utama BSSN RI berdasarkan Keputusan Kepala BSSN RI Nomor 86 Tahun 2021. Pejabat Administrator yang dilantik yaitu Dedek Chandra Siregar dari jabatannya sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Wakil Kepala BSSN RI menjadi Kepala Bagian Umum Pusdiklat BSSN RI berdasarkan Keputusan Kepala BSSN RI Nomor 84 Tahun 2021.

Pengawas yang dilantik yaitu Dani Setiawan dari jabatannya sebagai Pranata Komputer Ahli Muda pada Direktorat Pemantauan dan Pengendalian Sumber Daya Manusia menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha Wakil Kepala pada Bagian Dukungan Strategis dan Tata Usaha Pimpinan di Biro Umum Sekretariat Utama BSSN RI berdasar Keputusan Kepala BSSN RI Nomor 85 Tahun 2021.

“Saya mengucapkan selamat bertugas kepada tiga orang pejabat yang baru dilantik, dan selamat menjalankan amanah. Jagalah dan jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta komitmen yang tinggi,” kata Syahrul dalam sambutannya.

Acara pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Maria Widyaningsih dan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan BSSN RI Dame Ria Munthe. (Yo/Yud)

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Sudah Selektifkah Anda dalam Memilih Penyedia Jasa Internet?

Depok, BSSN.go,id - Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat membuat internet menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dengan aktivitas keseharian kita. Secara bertahap kita mulai mendigitalisasi berbagai hal dalam kehidupan. Covid-19 yang...

NGOPI RB: SPBE Series#3 Diskusi Peran BSSN dalam SPBE

Depok, BSSN.go.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar lanjutan NGOPI RB Series, dimanapada Series ke-3 ini, para narasumber dan peserta banyak berdiskusi terkait strategi BSSN dalam menjalankan amanah SPBE. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula BSSN Sawangan,...

Sudah Selektifkah Anda dalam Memilih Penyedia Jasa Internet?

Depok, BSSN.go,id - Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat membuat internet menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dengan aktivitas keseharian kita. Secara bertahap kita mulai mendigitalisasi berbagai hal dalam kehidupan. Covid-19 yang...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...