Depok (10/6). Mendukung program pemerintah dalam menekan angka penularan Covid-19, (Badan Siber dan Sandi Negara) BSSN menyelenggarakan rapid test bagi pegawai BSSN. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Tes cepat dilakukan dengan tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19 tentang pengukuran suhu tubuh, penggunaan masker dan physical distancing untuk meminimalisir kontak fisik. Tes cepat gelombang pertama yang diselenggarakan oleh BSSN bagi kalangan internal tersebut diikuti oleh 500 orang pegawai BSSN dan diselenggarakan di Aula BSSN Bojongsari Depok dari 8-10 Juni 2020.

Penyelenggaraan rapid test tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah mengumpulkan data dan menganalisis tren penularan serta penyebaran Covid-19 melalui tes cepat massal. Bekal data tersebut bisa digunakan sebagai dasar untuk menentukan rencana kebijakan penanggulangan Covid-19 termasuk menakar kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dikaitkan dengan estimasi pasien.

Kepala BSSN, Hinsa Siburian, menaruh perhatian yang sangat besar pada upaya menekan penyebaran Covid-19. Hinsa menyatakan tes massal ini selaras dengan arah kebijakan Presiden Joko Widodo untuk menggelar 20 ribu tes dalam satu hari.

“Penerapan new normal bukan berarti pandemi Covid-19 telah selesai. Kita masih harus berupaya memutus mata rantai penularan tersebut, salah satu caranya adalah dengan melakukan tes cepat secara massif,” ujar Hinsa.

“Tes ini bukan untuk diagnosa Covid-19 secara langsung, melainkan untuk melihat respon antibodi yang ada dalam tubuh. Hasil pengukuran ini akan menjadi deteksi awal untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terang Hinsa yang turut datang, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut sambil memberikan pemahaman bahwa yang harus dijauhi adalah virusnya bukan menjauhi orang yang diperkirakan terjangkit.

Hinsa juga menyatakan pemeriksaan bagi pegawai BSSN tersebut diharapkan dapat menyajikan informasi awal tentang kondisi kesehatan pegawai BSSN. Hinsa percaya bahwa hasil tes cepat massal yang dipadukan dengan kebijakan isolasi mandiri dan work from home dapat mengerem laju penyebaran virus Corona. 

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

Sudah Selektifkah Anda dalam Memilih Penyedia Jasa Internet?

Depok, BSSN.go,id - Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat membuat internet menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dengan aktivitas keseharian kita. Secara bertahap kita mulai mendigitalisasi berbagai hal dalam kehidupan. Covid-19 yang...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...