Jakarta, BSSN.go.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar seminar daring ForKript Talks yang merupakan kegiatan seminar berbagi ilmu dan pengetahuan tentang forensik digital dan kriptografi. Kegiatan seminar daring ini dilaksanakan pada tanggal 21-23 Juli 2021.

ForKript Talks merupakan akronim dari Forensik Digital dan Kriptografi, dengan membahas mengenai digital forensik dan kriptografi dengan menghadirkan para aktivis forensik digital dan kriptografi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Kegiatan ini diikuti oleh para peserta secara online dan live streaming dengan teknologi virtual event, yang berasal dari berbagai kalangan, diantaranya  pemerintahan, industri, akademisi, maupun masyrakat yang memiliki minat terhadap perkembangan forensik digital dan kriptografi terkini.

ForKript Talks bertujuan untuk memberikan panggung bagi para aktivis forensik digital dan kriptografi berbagi ide baru, pengetahuan, teknik maupun manajemen forensik digital dan kriptografi, memberikan peluang kepada masyarakat untuk mengetahui, memahami dan mengikuti perkembangan forensik digital dan kriptografi, memberikan sarana relasi antara para aktivis forensik digital dan kriptografi dengan masyarakat, pemerintah, swasta, akademisi maupun komunitas.

Pada hari pertama hadir 5 orang narasumber. Narasumber pertama sekaligus penjelasan mengenai kegiatan seminar tesebut,  Bondan Widiawan, Direktur Pengendalian Informasi, Investigasi dan Forensik Digital BSSN, dengan tema materi Digital Forensic & Cryptography Challenges, dilanjutkan dengan narasumber Adam Belsher, CEO Magnet Forensics, dengan materi Evolving Landscape of Digital Investigations. Kemudian Muhammad Nuh Al Azhar, pemeriksa forensik utama Puslabfor Bareskrim Polri, dengan materi Digital Forensic: State of The Arte, Pinuji Prasetyaningstyas Sandiman Ahli Madya BSSN, dengan materi Serba Serbi Identitas Digital, lalu Zazi Mubarok, Ketua Asosiasi Forensik Digital Indonesia (AFDI), dengan materi Understanding Data Deletion and Data Recovery in Windows.

Hari kedua seminar daring ini, hadir sejumlah expert sebagai narasumber antara lain Ashwin D Nair, Manager at Cellebrite, dengan materi Enhancing Mobile Forensic Capabilities, Digit Oktavianto, Independent Security Researcher, dengan materi Windows Forensic 1O1, Santi Indarjani, Wakil Direktur Bidang Akademik Poltek SSN, dengan materi Cryptography Today, Ayubi Wirara, Sandiman Ahli Muda BSSN, dengan materi Menghadapi Tantangan Anti-Forensics, Analis Forensik Bisa Apa? (Sebuah Catatan Kecil Terkait Bitlocker), Nanang Cahyana, Analis Forensik BSSN, dengan materi Machine Learning for Digital Forensic.

Kemudian pada hari terakhir menghadirkan narasumber yang tidak kalah berkompeten dan pembahasan yang menarik dari dua hari sebelumnya, diantaranya  Martianus Frederic Ezerman, Senior Research Fellow at NTU, dengan materi Tata Kelola Kunci Kriptografis, Faizal Achmad, Sandiman Ahli Muda BSSN, dengan materi Implementasi Kriptografi dan Digital Forensik, Christopher Rianto, Digital Forensic Parcticioner, dengan materi Digital Forensic Laboratory Management System, Bangkit Hardiawan, Sandiman Ahli Muda BSSN, dengan materi Memory Forensics Investigation on Ransomware, dan yang terakhir yaitu Fadhlurrahman Naufal, Analis Forensik BSSN, yang membahas RDP Forensics.

BSSN berharap ForKript Talks dapat menjadi wadah untuk memfasilitasi peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat di bidang forensik digital dan kriptografi. (Ty/Yud)

Biro Hukum dan Komunikasi Publik – BSSN

Sudah Selektifkah Anda dalam Memilih Penyedia Jasa Internet?

Depok, BSSN.go,id - Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat membuat internet menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dengan aktivitas keseharian kita. Secara bertahap kita mulai mendigitalisasi berbagai hal dalam kehidupan. Covid-19 yang...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...