Yogyakarta, BSSN.go.id – Direktur Deteksi Ancaman pada Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN Sulistyo, S.Si, S.ST., M.Si menjadi narasumber pada acara Seminar Nasional bertema “Digitalization of Terorism – Indonesia’s Strategy and Action to Combat Cyber Terrorism in 4th Industrial Revolution Era” di Kampus UPN Veteran Yogyakarta, bersama narasumber lain yaitu Prof. DR. Marsudi Wahyu Kisworo Komisaris PT. Telekomunikasi Indonesia, Tigor Jhonson Purba Ketua Pengurus Wilayah APJI Yogyakarta (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) dan Dra. Sri Muryantini, M.Si., Ph.D sebagai Dosen dari UPN Veteran Yogyakarta, hari ini Kamis (12/9).

Pada kesempatan paparannya Sulistyo menekankan kepada peserta seminar bahwa ranah siber pada dasarnya adalah IP dan domain. Pada event ini, Direktur yang berkantor di Sentul itu bercerita tentang kemampun BSSN menelisik grup Telegram suspect teroris.

Sulistyo mengemukakan tentang peran dan fungsi utama BSSN kepada para peserta seminar. Dikatakannya BSSN mempunyai tugas melaksanakan keamanan siber secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan, mengembangkan, dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber. BSSN pun saat ini sedang mendorong pengesahan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber yang merupakan RUU inisiatif DPR.

Narasumber lainnya pun sepakat bahwa kedaulatan siber harus ditegakkan secara hukum di Indonesia.

Bagian Komunikasi Publik

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat, BSSN

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan

Share This