.

SERTIFIKASI ELEKTRONIK

Pemanfaatan Sertifikat Elektronik diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 Pasal 42 Ayat (1) tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik yang menyebutkan bahwa Penyelenggaraan Transaksi Elektronik wajib menggunakan Sertifikat Elektronik yang diterbitkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Indonesia.

Balai Sertifikasi Elektronik

Layanan Sertifikat Elektronik diberikan oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) yang merupakan unit pelaksana teknis di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang mempunyai tugas melaksanakan pemberian layanan penerbitan dan pengelolaan Sertifikat Elektronik. Dasar pembentukan BSrE terdapat pada Peraturan Kepala Lembaga Sandi Negara Nomor 15 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Sertifikasi Elektronik. Layanan yang diberikan yaitu:

  1. Penerbitan Sertifikat Elektronik
  2. Sosialisasi Penerapan Sertifikat Elektronik
  3. Konsultasi Penerapan Sertifikat Elektronik
  4. Bimbingan Teknis Penerapan Sertifikat Elektronik
  5. Penyiapan dan Integrasi Sistem Sertifikat Elektronik
  6. Monitoring dan Helpdesk

Informasi lengkap mengenai Balai Sertifikasi Elektronik dapat dilihat dalam laman BSrE yang dapat diakses melalui tombol di bawah ini.

Visi

Menjadi Penyelenggara Sertifikasi Elektronik yang Andal, Profesional, Inovatif, dan Berintegritas.

Misi

  1. Menyelenggarakan pelayanan sertifikasi elektronik secara cepat, akurat, dan responsif berskala internasional;
  2. Mengelola sistem sertifikasi elektronik yang aman dan menyeluruh; dan
  3. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia BSrE berbasis kompetensi;Melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Alur Pelayanan

Visi BSrE tersebut mengandung 4 (empat) kata kunci utama, yaitu andal, profesional, inovatif, dan berintegritas yang diuraikan sebagai berikut:

Andal, merupakan pernyataan bahwa BSrE mampu menjadi Penyelenggara Sertifikasi Elektronik yang dapat dipercaya oleh seluruh pemangku kepentingan melalui pengelolaan sistem sertifikasi elektronik dengan tingkat security yang tinggi dan kemampuan SDM yang kompeten.

Profesional, merupakan pernyataan bahwa BSrE mampu memberikan pelayanan terbaik dengan menerapkan prinsip pelayanan prima (excellence service) dan sesuai standar ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu). 

Inovatif, merupakan pernyataan bahwa BSrE mampu menjadi organisasi yang dinamis dan dapat menciptakan hal-hal baru yang berguna bagi organisasi maupun pemangku kepentingan.

Berintegritas, Penyelenggaraan sertifikasi elektronik BSrE dilaksanakan dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, kedisiplinan, konsistensi, dan komitmen bebas dari korupsi sesuai prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

 

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat – BSSN

BSSN Publikasikan Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020

Jakarta, BSSN.go.id - BSSN menerbitkan hasil monitoring berbagai aspek dan parameter keamanan siber nasional tahun anggaran 2020 berjudul Laporan Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020 dalam kegiatan "Webinar Publikasi Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020"...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...

Aplikasi Bantu untuk Penyandang Disabilitas

Internet seharusnya mudah diakses oleh siapa pun, tak terkecuali bagi para penyandang disabilitas. Untuk membantu melakukan kegiatan sehari-hari dalam menggunakan perangkat seluler penyandang disabilitas dapat memanfaatkan tiga fitur yang dikembangkan Google, yaitu...