Jakarta, BSSN.go.id – Dalam era Industri 4.0 perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin berkembang pesat seolah tanpa batasan ruang dan waktu. Hal ini menandakan bahwa teknologi informasi dan komunikasi sudah menjadi suatu komoditi yang sangat penting. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kita sudah berada di era “information-based society” dimana kemampuan untuk mengakses dan menyediakan informasi secara cepat dan akurat menjadi sangat esensial bagi sebuah organisasi, perusahaan, perbankan, lembaga pemerintahan, maupun individual. Saat ini teknologi informasi telah melekat dalam segala aspek, yang didalamnya banyak isu-isu tentang keamanan siber yang menjadi isu prioritas di dunia. Berdasarkan data Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional tahun 2018, telah terjadi 232.401.725 serangan siber sepanjang tahun tersebut. Hal ini berbanding lurus dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di masyarakat. Selain hal tersebut tingkat resiko dan ancaman serangan siber juga semakin tinggi dan kompleks.

Kegiatan penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber merupakan salah satu kegiatan utama dalam pengelolaan siber yang membutuhkan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak baik nasional maupun internasional menjadi hal yang harus dilakukan dalam rangka pengelolaan insiden siber. Salah satu kerjasama internasional yang saat ini dibangun oleh BSSN adalah bergabung dengan Organization of The Islamic Cooperation – Computer Emergency Response Team (OIC-CERT). Organisasi tersebut merupakan forum kerjasama internasional dalam bidang keamanan siber antar negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Kegiatan Drill Test merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh OIC-CERT setiap tahunnya. Pada kesempatan tahun ini mengambil tema “The Rise of Malware Intelligence”. Tema ini sejalan dengan perkembangan ekosistem malware yang tumbuh begitu pesat dan dengan berbagai tujuan dalam pembuatnnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Penaggulanggan dan Pemulihan Pemerintah, Deputi III BSSN Ir. Inu Baskara, M. MSi saat membacakan sambutan Deputi III Bidang Penaggulangan dan Pemulihan BSSN pada pembukaan OIC- CERT Cyber Drill Tahun 2019 di Hotel Aston Simatupang, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 17 sampai dengan 18 September 2019. Dalam kesempatan tersebut Kepala Subdirektorat Penanggulangan dan Pemulihan  Pemerintah Pusat, Deputi III Marcelina Tri Nastiti, S.Sos., M.Si (Han) selaku Ketua Panitia kegiatan OI-CERT Cyber Drill Tahun 2019 menyampaikan bahwa Kegiatan ini diikuti oleh Kementerian dan Lembaga antara lain Kementerian Keuangan, Kementerian ESDM, LIPI, LKPP, BATAN, LAPAN, Kantor Sekretariat Presiden, Badan Standarisasi Nasional, Lembaga Administrasi Negara dan BSSN.

Di akhir sambutan Inu mengajak seluruh elemen untuk bekerja sama, saling bersinergi, berkordinasi, bertukar pikiran, saling berkomunikasi dalam mengelola keamanan siber secara bersama-sama sesuai dengan peran, tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Bagian Komunikasi Publik

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat, BSSN

BSSN Raih Maturitas Level III Penerapan SPIP

Jakarta, BSSN.go.id - Setelah melewati sejumlah penilaian dari tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia berhasil mendapatkan capaian maturitas level III dalam penerapan Sistem...

FGD Uji Publik Voluntary Vulnerability Disclosure Program (VVDP)

Jakarta, BSSN.go.id - Perkembangan Teknologi informasi dan komunikasi di era revolusi industri 4.0 memiliki empat pilar fungsional yaitu big data, internet of things, internet of service, dan cyber security. Empat pilat tersebutt saling berkaitan satu sama lain begitu...

Kepala BSSN pada acara Tamu Khusus TVOne

Wawancara ekslusif Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dengan TVOne pada acara Tamu Khusus yang ditayangkan pada hari Minggu, 7 Januari 2018. Berita Terbaru Panduan

Share This