TINGKAT MATURITAS PENANGANAN INSIDEN (TMPI)

Aspek rencana keberlangsungan layanan atau kegiatan terhadap adanya ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan insiden keamanan siber sesuai dengan risiko dari dampak yang ditimbulkan, sudah menjadi amanat yang harus dilaksanakan oleh seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Untuk melaksanakan amanat tersebut, diperlukan suatu perangkat kebijakan dan alat bantu yang dapat memetakan secara komprehensif mengenai kematangan penanganan insiden keamanan siber suatu organisasi yang dapat menunjukkan tingkat kesiapan, tingkat risiko termasuk didalamnya kekuatan dan keterbatasan, serta pemeringkatan maturitas dalam menghadapi insiden keamanan siber.

Instrumen Tingkat Maturitas Penanganan Insiden (TMPI) merupakan sebuah alat untuk memetakan tingkat kesiapan pemangku kepentingan dalam penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber. Instrumen ini digunakan untuk memetakan kondisi kesiapan organisasi dalam menanggapi insiden keamanan siber dengan cara yang tepat, efektif, dan aman, dimana penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber harus dilakukan secara dini dan mandiri oleh organisasi melalui identifikasi, pengukuran, dan mitigasi resiko serta meminimalisir dampak yang terjadi akibat insiden keamanan siber.

Tahapan TMPI

Instrumen TMPI dapat memetakan level kematangan organisasi mulai dari level terendah (level 1) hingga level tertinggi (level 5) sekaligus mengukur tingkat kesiapan setiap organisasi dalam menanggulangi dan memulihkan insiden keamanan siber yang terjadi. Instrumen TMPI ini ditujukan untuk instansi Penyelenggara Sistem Elektronik, baik instansi di tingkat pusat, ataupun unit kerja dibawahnya atau pada suatu lingkup proses bisnis dari Penyelenggara Sistem Elektronik. Instrumen TMPI memetakan tiga tahapan, yaitu:

  • Fase Persiapan yang meliputi penilaian kritikalitas, analisis ancaman, orang, proses dan teknologi informasi, lingkungan kontrol, dan penilaian kematangan;
  • Fase Tanggap/Aksi yang meliputi identifikasi, penyidikan, aksi dan pemulihan; serta
  • Fase Tindak Lanjut yang meliputi identifikasi, pelaporan, review paska insiden, pembelajaran yang didapat, pembaharuan informasi dan analisis tren.

Keterangan lebih lanjut mengenai TMPI dapat mengajukan pertanyaan melalui email pped[at]bssn.go.id.

Login Instrumen Pengukuran Tingkat Maturitas Penanganan Insiden Keamanan Siber dapat diakses dengan mengklik tautan di bawah ini.

Bagian Komunikasi Publik, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BSSN

BSSN Publikasikan Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020

Jakarta, BSSN.go.id - BSSN menerbitkan hasil monitoring berbagai aspek dan parameter keamanan siber nasional tahun anggaran 2020 berjudul Laporan Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020 dalam kegiatan "Webinar Publikasi Hasil Monitoring Keamanan Siber Tahun 2020"...

Waspada Dampak Buruk Gadget pada Anak

Gadget seolah tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak yang lahir di zaman milenial saat ini. Padahal, potensi gadget merusak otak anak bisa terjadi jika anak dibiarkan terlalu lama menatap layar gadget tersebut. Istilah terhadap perilaku kecanduan gadget adalah...

Tips Memulai Bisnis untuk Penyandang Disabilitas

Memulai sebuah bisnis bukanlah sebuah hal mudah, hal tersebut berlaku bagi siapapun, terutama para penyandang disabilitas yang cenderung memiliki mental breakdown lebih tinggi karena kondisi yang dialami. Semua orang pada dasarnya, tidak terpaku pada keterbatasan...

Aplikasi Bantu untuk Penyandang Disabilitas

Internet seharusnya mudah diakses oleh siapa pun, tak terkecuali bagi para penyandang disabilitas. Untuk membantu melakukan kegiatan sehari-hari dalam menggunakan perangkat seluler penyandang disabilitas dapat memanfaatkan tiga fitur yang dikembangkan Google, yaitu...