Jakarta (16/7) – Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia melalui Direktorat Penanggulangan dan Pemulihan Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional (Dit-PPIIKN) menyelenggarakan Cyber Security Drill-test untuk sektor pertahanan dan industri strategis, serta sektor energi dan sumber daya mineral.

Pelatihan tentang keamanan di ruang siber itu dilaksanakan selama dua hari, pada 16-17 Juli 2019, di Jakarta. Acara dibuka oleh Direktur PPIIKN Maria Widyaningsih dan dihadiri oleh pejabat BSSN dan stake holder terkait.

“BSSN berharap melalui Cyber Security Drill-test ini para stakeholder dapat memahami cara merespon dan menangani insiden keamanan siber dengan baik sesuai core business masing-masing,” jelas Maria Widyaningsih, dalam sambutannya mewakili Hinsa Siburian Kepala Badan Siber dan Sandi Negara.

Maria menyebut juga kegiatan ini menjadi ajang latihan bersama untuk melakukan penanganan insiden. Mulai dari preparation, identification, containment, eradication, recovery dan lesson learned melalui skenario yang telah disiapkan.

“Nantinya peserta dapat melakukan kolaborasi, kerjasama, koordinasi dan berbagi informasi terbaru terkait insiden yang terjadi serta juga dapat mereduksi risiko penyebarannya pada infrastruktur kritikal,” tutur Maria.

Cyber security drill-test merupakan kegiatan simulasi teknis dalam melakukan penanganan insiden keamanan pada dunia teknologi informasi dan komunikasi.

Hasil pantauan tim Hubungan Masyarakat (Humas) BSSN, hari pertama pelaksanaan cyber security drill-test dihadiri sebanyak 56 peserta dari sektor pertahanan dan industri strategis. (RM-ND)

Bagian Komunikasi Publik

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat, BSSN

Imbauan Keamanan Kerentanan Port Thunderbolt

Thunderbolt digadang-gadang sebagai teknologi port berperforma tinggi yang mampu menjembatani pemindahan data dengan ukuran yang cukup besar dalam waktu yang relatif lebih singkat. Thunderbolt juga mampu menghubungkan beberapa perangkat sekaligus dengan ukuran daya...

Rencana Strategis Badan Siber dan Sandi Negara Tahun 2018 – 2019

Perubahan paradigma menuju tata kelola pemerintahan yang baik telah mendorong pelaksanaan penerapan sistem akuntabilitas kinerja bagi penyelenggara negara, sebagai instrumen utama pertanggungjawaban pelaksanaan pemerintahan. Rencana Strategis (Renstra) merupakan salah...