Depok, BSSN.go.id – Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Teknologi Informasi dan Komunikasi, Media, dan Transportasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyelenggarakan kegiatan Profiling Keamanan Siber Sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Savero Hotel Depok, Rabu (17/11/2021).

Kegiatan dibuka oleh Direktur Keamanan Siber dan Sandi Teknologi Informasi dan Komunikasi, Media, dan Transportasi BSSN Retno Artinah Suryandari. Dalam kesempatan tersebut Retno menyatakan kini marak terjadi peretasan, pencurian maupun kebocoran data di berbagai institusi. Berdasarkan data hasil monitoring Pusopskamsinas BSSN sepanjang tahun 2020 tercatat 495.337.202 anomali traffic dan sampai Oktober 2021 mencapai 1.191.320.498 serangan.

“Diperlukan pengamanan aplikasi dan sistem elektronik yang memproses data serangan tersebut. Dibutuhkan juga penguatan perlindungan keamanan siber khususnya di sektor Infrastruktur Informasi Vital (IIV) sektor TIK,” ungkap Retno.

Retno menyatakan penguatan kemampuan identifikasi dan deteksi salah satunya dilakukan melalui kegiatan diskusi profiling keamanan siber yang merupakan langkah awal dalam pencegahan serangan dan ancaman siber.

“Dibutuhkan sinergitas seluruh pelaku sektor TIK dengan BSSN dalam melakukan pemetaan profiling kemanan siber pada proses bisnis dan layanan yang dimiliki. Begitu juga dengan pemangku kepentingan keamanan siber lain seperti instansi pengawas dan pengatur sektor, asosiasi, praktisi, akademisi serta penyelenggara sistem elektronik di sektor TIK harus turut berpartisipasi,” kata Retno.

Retno berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran semua pemangku kepentingan di sektor TIK untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan BSSN untuk mewujudkan security awareness dan security mindness sebagai budaya dalam mengelola resiko siber khususnya dalam pengolaan kemananan siber pada sektor TIK.

Kegiatan diikuti perwakilan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), Perkumpulan Auditor TIK Indonesia (PASTIKINDO), Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia (ASPILUKI), Ikatan Ahli Informatika (IAII), Ikatan Audit Sistem Informasi Indonesia (IASII), ISACA Indonesia, Asosiasi Fungsional Sandiman (AFSI), Relawan TIK Indonesia, serta Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS).

Kegiatan terbagi menjadi dua sesi, pada sesi pertama Sandiman Madya BSSN Nur Achmadi, Tenaga Ahli Direktorat Jendral Aplikasi Informatika Kemenkominfo Mariam F. Barat, Anggota Dewan Pengurus Ikatan Audit Sistem Informasi Indonesia Chandra Yulistia CISA CISM tampil mengisi materi. Di sesi kedua Praktisi Kriptografi Abraham Ferdinand, Chapter Secretary ISACA Indonesia Richi Aktorian, serta Deputi Bidang Pengembangan, Riset Terapan, Inovasi dan Teknologi PANDI Muhammad Fauzi tampil memberikan materi terkait keahlian yang dimiliki.

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN