Penyelenggara pelayanan kesehatan menjadi salah satu industri yang paling terancam dengan semakin meningkatnya tren serangan siber. Menurut data dari IBM X-Force Threat Intelligence Index 20191, industri pelayanan kesehatan menjadi industri kedelapan paling ditargetkan dalam ancaman keamanan siber. Hal ini dikarenakan sektor kesehatan memiliki informasi yang dapat menjadi komoditas “komersial” bagi penyerang, diantaranya adalah informasi kesehatan maupun data pribadi pasien seperti data finansial, data wali pasien, dll. Oleh karena itu, implementasi sistem manajemen keamanan informasi sangat diperlukan pada sektor kesehatan.

Melihat arti pentingnya pengimplementasian sistem manajemen keamanan informasi untuk menunjang proses bisnis organisasi, maka perlu dibentuk suatu unit struktur organisasi yang secara konsisten melakukan pengelolaan terhadap sistem manajemen keamanan informasi di organisasi kesehatan. Dengan adanya unit pengelola sistem manajemen keamanan informasi, diharapkan dapat meningkatkan tidak hanya tata kelola keamanan informasi tetapi juga kesiapan organisasi dalam menghadapi setiap ancaman keamanan siber.

Sumber:

[1]. https://www.ibm.com/security/data-breach/threat-intelligence

 

Subdirektorat Proteksi IIKN II

Direktorat Proteksi IIKN, BSSN

Waka BSSN Ajak Seluruh Elemen Bersih Dari Korupsi

Bogor, BSSN.go.id - Wakil Kepala BSSN Komjen Pol. Drs. Dharma Pongrekun, M.M., M.H menjadi pembicara dalam kegiatan Workshop bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten dengan tema "Membangun Negeri Tanpa Korupsi" di Aula Hotel Seruni, Bogor (2/12). Tujuan...

Topping Off Gedung Deputi III BSSN

Depok, BSSN.go.id - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia melakukan topping offpemasangan atap bagunan sebagai tanda berakhirnya proses konstruksi kepada Gedung Deputi III Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN di Bojongsari, Sawangan, Depok, Jawa...

Excellent! Pusdiklat BSSN Raih Akreditasi A

Jakarta, BSSN.go.id - Pusdiklat Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia berhasil meraih Akreditasi A pada penyelenggaraan program Pelatihan Dasar CPNS. Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 831/K.1/PDP.09/2019...

Share This